TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Tiga Pasangan calon (Paslon) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan visi dan misinya dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Senin (12/10/2020).

Visi-misi yang disampaikan para Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur itu janji pembangunan masing-masing Paslon apabila terpilih pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Paslon Gubernur Kepri nomor urut 1 Soerya Respationo-Iman Sutiawan menyampaikan, terwujudnya Provinsi Kepri yang maju, mandiri, sejahtera, berakhlak berlandaskan asas kebersamaan dan gotong royong.

Ada 7 visi dan misi Paslon Soerya Respationo-Iman Sutiawan yang disampaikan yakni, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berkompetensi tinggi dan berakhlak dengan mengembangkan sistem pendidikan, sistem kesehatan dan memperkuat kesetaraan gender serta perlindungan terhadap ibu dan anak dengan mengikutsertakan seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang heterogen serta yang berada di wilayah terluar NKRI;

Yang kedua, mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang produktif, mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru dengan bertumpu pada kemandirian usaha, pemberdayaan bidang kelautan/ kemaritiman, pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan reformasi ketenagakerjaan serta pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur.

Ketiga, meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan yang bersih, modern, dan berorientasi kepada pelayanan publik untuk mendukung Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan sebagai daerah pelabuhan dan perdagangan bebas.

Ke empat, memperkuat sinergitas Pemerintah Daerah dengan meningkatkan hubungan/komunikasi antara Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Pusat guna peningkatan kapasitas sebagai daerah otonom dan peningkatan daya saing daerah.

Keblima, membangunan wilayah hinterland serta pelestarian sosial budaya masyarakat, khususnya budaya Melayu dengan prinsip “Di mana Bumi Dipijak, Di situ Langit Dijunjung”.

Ke enam, mewujudkan supremasi hukum, penegakan hak asasi manusia dan ketertiban umum yang didukung oleh sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

Dan yang terakhir adalah menumbuhkembangkan sikap kebersamaan dalam masyarakat melalui pengembangan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia. (Immanuel)

Editor: Riandi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here