TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Bawaslu Provinsi Kepri sudah menertibkan 2.566 alat peraga kampanye (APK) pasangan calolon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota se Kepri, selama masa tahapan kampanye yang dilakukan mulai 26 September 2020 hingga 15 Oktober 2020.

Komisioner Bawaslu Kepri, Idris, menyampaikan, APK yang telah ditertibkan meliputi baliho 79 buah, spanduk 2.344 buah, dan 143 umbul-umbul buah.

“Sebelum penertiban dilakukan, kami telah  mengirimkan surat imbauan kepada masing-masing penghubung paslon,” kata Idris, Minggu (18/10).

Idris menjelaskan, uraian dan ketentuan untuk APK yang ditertibkan, yakni ukuran melebihi batas maksimal sesuai ketentuan, jumlah melebihi batas maksimal sesuai ketentuan, dan tidak sesuai dengan titik lokasi yang sudah ditetapkan KPU setempat.

Kemudian, APK yang difasilitasi pemerintah daerah yang memuat foto calon petahana, APK yang berdekatan dengan lampu lalu lintas harus berjarak ±15 meter, dan APK yang berada di tempat ibadah, fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan dengan radius ±15 meter dan tidak berhadapan dengan fasilitas tersebut.

“Kami juga sudah mengimbau dengan mengirimkan surat kepada LO paslon agar menertibkan sendiri APK tersebut,” terangnya.

Selain itu, lanjut Idris, pihaknya juga melakukan pendataan kegiatan kampanye paslon gubernur, bupati, dan wali kota yang telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kepri.

Menurutnya, jumlah kampanye terbanyak di Kota Batam, yaitu sebanyak 87 kegiatan, Kabupaten Lingga 32 kegiatan, Kota Tanjungpinang 20 kegiatan, Kabupaten Bintan 17 kegiatan, dan Kabupaten Karimun satu kegiatan.

“Sedangkan untuk Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas belum terdapat kegiatan kampanye paslon,” tuturnya.

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here