Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin memaparkan perkembangan kasus dugaan pungli pungli bantuan hibah dari Kementrian Agama (Kemenag) kepada pengurus TPQ yang melibatkan salah satu Ketua organisasi mahasiswa di Kepri berinisial PA (23) dan rekannya DE (23).

Dari pengungkapan tim saber pungli, penyidik menyita uang tunai Rp 24 juta pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, dua unit handphone, id card serta Spj, list pengurus TPQ yang menerima bantuan serta tas pelaku.

Agus menerangkan, uang tunai yang diamankan diperoleh para pelaku dari pemotongan bantuan dana hibah dari Kemenag yang disalurkan kepada pengurus TPQ di Kecamatan Seri Koala Lobam.

“Setiap TPQ menyetor Rp 3 juta. Alasan para pelaku untuk biaya operasional,” kata Agus menyampaikan perkembangan kasus, Senin (26/10).

Setiap pengurus TPQ menerima bantuan sebesar Rp 10 juta, dan setiap TPQ menyetorkan Rp 3 juta kepada para pelaku.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 368 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KHUP atau Pasal 378 juncto Pasal 55 aya 1 ke 1 KHUP.

“Saat ini masih kita lakukan penahanan dan pemeriksaan lebih lanjut,” timpalnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu pimpinan organisasi mahasiswa di Kepri berinisial PA diamankan Satreskrim Polres Bintan pada Minggu (25/10) kemarin.

PA diamankan terkait pungli bantuan hibah dari Kemenag untuk TPQ di Bintan. PA diamankan bersama rekannya berinisial D.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin menyampaikan, keduanya sudah ditahan di Mako Polres Bintan. “Baru siap gelar kita, kasusnya lebih mengarah ke KHUP,” ungkap Agus. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here