TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Rini Pratiwi terlihat didampingi dua kuasa hukumnya memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang, pada Jumat (30/10/2020) pukul 09.30 wib.

Rini hadir ke Polres Tanjungpinang untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan gelar palsu.

Dua kuasa hukumnya Muhammad Ridwan Lubis dan Reza Nurul Ichsan terlihat mendampingi anggota DPRD kota Tanjungpinang dari fraksi PKB itu dengan nembawa sejumlah berkas yang diperlukan.

Sebelum memasuki ruangan penyidik, kepada awak media Rini mengaku akan mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang ia jalani.

“Kalau saya kita mengikuti proses (hukum-red) dan menghormati proses (hukum-red),” katanya, singkat.

Sejumlah wartawan pun masih menunggu Rini diluar ruangan pemeriksaan.

Sebelumnya, pada Selasa (20/10) yang lalu, Satreskrim Polres Tanjungpinang menetapkan Rini Pratiwi menjadi tersangka kasus penggunaan gelar palsu.

Hal itu disampaikan oleh AKP Rio Reza Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra.

Rio menyampaikan, status Rini Pratiwi itu ditetapkan pada Selasa (20/10) kemarin.

“Kita tetapkan (sebagai tersangka-red) hari Selasa,” katanya, Kamis (22/10).

Rini Pratiwi dikenakan Pasal 68 Ayat 3 No 20 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dengan ancaman hukuman penjara selama dua tahun.

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, kepolisian tidak melakukan penahanan karena ancaman pidananya tidak lebih dari 2 tahun.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here