Imaluddin Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Angka perceraian di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan mengalami peningkatan sepanjang Tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Diketahui hingga kini sudah tercacat 900 kasus perceraian di Pengadilan Agama Tanjungpinang.

“Kurang lebih 900 kasus, meningkat 50 kasus dibandingkan tahun 2019 yang lalu,” kata Imaluddin Ketua Pengadilan Agama Tanjungpinang, Jum’at (11/12/20).

Imaluddin mengungkapkan, ratusan kasus perceraian itu didominasi oleh gugatan cerai yang dilayangkan oleh sang istri dengan alasan ditinggal pergi oleh suaminya.

“Kebanyakan istri yang menggugat cerai, ada yang istri ditinggalkan karena suami pergi menjadi TKI atau bekerja di luar kota. Dan ada juga karena tidak diberikan nafkah,” ungkapnya

Selain didominasi gugatan istri, kasus perceraian itu juga didominasi usia pernikahan antara 1 hingga 10 tahun.

Dari 900 kasus gugatan cerai, 90 persen diantaranya dikabulkan oleh majelis hakim. Sementara 5 persen berhasil diselesaikan dengan mediasi.

“90 persen dikabulkan gugatan cerai nya, Alhamdulillah ada yang selesai dengan mediasi, cuman hanya 5 persen aja,” tambahnya. (Nuel)

Editor : Ode

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here