Tenaga Pendidik Tengah Menjalani Rapid Test di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Selasa (12/1) yang lalu.

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang telah menerima sebagian besar hasil swab test guru dan pengawas protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan Tanjungpinang pada Selasa (19/1) yang lalu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Muhammad Yasir mengatakan, dari 28 orang guru dan pengawas yang dilakukan swab test, pihaknya baru menerima hasil swab test 21 guru dan pengawas.

“Hasil swab belum seluruhnya keluar, baru 21 yang keluar,” katanya, Kamis (21/1).

Berdasarkan hasil yang diterima, diketahui setidaknya terdapat 3 guru dan seorang pengawas protokol kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 21 orang itu ada 3 guru, lalu dari dinas pendidikan 1 jadi 4 orang yang positif Covid-19,” ujarnya.

Adapun guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu mengajar di SMP 9, SD 13 Bukit Bestari dan SD 012 Tanjungpinang Kota.

Ia menuturkan, guru dan pengawas yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu tengah melakukan isolasi mandiri untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Telah melaksanakan isolasi mandiri, kemudian dinas kesehatan lah nanti apakah dia akan di isolasi di rumah sakit,” tuturnya.

Saat ditanyakan terkait penyelenggaraan belajar tatap muka yang telah ditunda, Yasir mengaku masih menunggu hasil swab 7 guru yang belum keluar.

“Kalau semuanya sudah kita terima hasilnya, baru kita laporkan kepada pimpinan supaya pimpinan mengambil tindakan,” ujarnya.

Meski demikian, ia juga mengaku telah menerima usulan dari para orang tua siswa agar sekolah yang gurunya tidak positif Covid-19 tetap belajar tatap muka untuk persiapan ujian asesmen nasional pada September mendatang.

“Masukan dari masyarakat, kalau tidak bisa semua kelas cukup kelas 3 dan kelas 9 yang belajar tatap muka karena akan menghadapi ujian assessment,” tutupnya.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here