
BINTAN,SIJORITODAY.com – – Jelang perayaan Idul Fitri 1442 H, biasanya harga daging dan kebutuhan pokok lainnya akan mengalami kenaikan harga. Nah, untuk mengantisipasi itu Satgas Pangan gabungan di Kabupaten Bintan mengingatkan kepada pedagang agar tak bermain-main dengan harga barang.
Seperti harga daging, dari pemantauan tim Satgas beberapa hari ini ada kenaikan harga. Semakin mendekati lebaran, biasanya daging sapi segar ataupun ayam potong akan menjadi incaran banyak masyarakat.
“Jangan terlalu tinggi penjualannya, kita ingatkan itu kepada pedagang,” kata anggota Satgas Pangan, Setia Kurniawan, Selasa (11/5).
Ia menambahkan, tim satgas gabungan akan melakukan sidak ke beberapa pedagang secara random untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok jelang lebaran.
“Kita juga sudah sidak ke distributor untuk mengetahui penyebab kenaikan harga daging,” ucapnya.
Saat ini menurut penuturan pria yang akrab disapa Iwan itu, harga daging segar dijual kisaran Rp 150 s.d Rp 160 ribu/Kg, sementara harga daging beku berkisar Rp 95 s.d Rp 105 ribu/Kg.
“Ayam potong juga ada kenaikan harga, ya mungkin karena permintaan tinggi jelang lebaran. Tapi tidak begitu signifikan,” sebutnya.
Tim satgas gabungan akan tetap berusaha mengontrol stok bahan pokok dan barang penting lainnya jelang dan sesudah lebaran Idul Fitri. Untuk mengantisipasi kelangkaan barang yang menyebabkan harga melambung tinggi. (Btn)
Editor : Redaksi












































