
BATAM, SIJORITODAY.com- Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam menjalani tes antigen di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Senin (17/5/2021) pagi.
Walikota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan hal tersebut sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.
“Hari ini kita mulai masuk di BP Batam dan Pemko Batam, kita minta hari ini semua (pegawai-red) harus di tes swab atau antigen dulu,” kata Rudi usai melakukan peninjauan di Pelabuhan Batu Ampar, Senin (17/5/2021).
Sesuai data, hingga 16 Mei 2021, jumlah pasien positif Covid-19 di Batam sebanyak 578 pasien. Ia lantas meminta seluruh pegawai dan masyarakat agar makin disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir risiko terjangkit Covid-19.
“Ini era habis berkumpullah saya bilang, tidak boleh open house, tidak boleh bersilaturahmi (tatap muka) tapi nyatanya semua orang datang dari rumah ke rumah. Sebaiknya kita jadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, agar masyarakat mengikuti,” ujarnya.
Rudi juga berharap lonjakan dapat diminimalisir dan kembali seperti sebelumnya.
“Supaya kita ingin kembali melihat status kita seperti pada bulan Oktober November Desember tahun 2020 yang lalu,”
Rudi menyebutkan bahwa orang yang telah divaksinasi cenderung lebih cepat sembuh dari pada orang yang belum.
“Itu tergantung imun tubuh kita masing-masing, yang divaksin lebih baik daripada yang tidak divaksin dan akan lebih cepat sembuh” sebut Rudi.
Rudi juga mengatakan bahwa Covid-19 ada varian baru yang belum diketahui gejalanya dan penanganannya.
“Sudah ada varian (Covid-19) baru, yang belum tahu ujung pangkalnya”
Terakhir usai ditanyai tentang distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca yang diberhentikan sementara, Rudi mengaku belum mendapat perintah dari Kementerian Kesehatan.
“Saya belum dapat perintah dari Menteri Kesehatan” tutupnya.
(Vi)
Editor: Nuel











































