Ansar Ahmad Gubernur Provinsi Kepulauan Riau

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menanggapi santai aksi demonstrasi HMI cabang Tanjungpinang-Bintan pada Senin (7/6/2021) siang.

Usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kepri, mantan Bupati Bintan dua periode itu mengaku tidak mempermasalahkan aksi para mahasiswa itu.

“Biasa aja, mereka mungkin banyak ketidaktahuan aja. Dianggap kita 100 hari ini santai-santai aja,” katanya, Senin (7/6/2021).

Ansar menerangkan, semasa kampanye Pilkada 2020 yang lalu, ia tidak pernah berjanji 100 hari. Ia juga menegaskan, penggunaan uang daerah tidak dapat dilakukan secara instan sebab ada mekanisme yang harus dilalui.

“Saya tidak pernah berjanji 100 hari, yang penting saya kerja sebisanya saya kerjakan, semuanya butuh proses kita baru tiga bulan. Membelanjakan uang daerah kan bukan uang kocek kita, hari ini punya uang besok langsung buat itu, kan semua ada prosesnya,” ujarnya.

Ansar mengungkapkan, saat ini ia tengah fokus mengawal pembangunan sejumlah proyek strategis nasional di Kepri.

Hal itu tampak dari kunjungan tim dari Menko Perekonomian, Menko Marvest, Sekretariat Negara, Menteri Kehutanan, Menteri Perhubungan dan sejumlah Kementerian teknis yang lain.

“Besok hingga Jum’at ada beberapa kementerian yang datang empat hari disini, membantu kegiatan-kegiatan strategis kita mengalami hambatan,” ungkapnya.

Bersama Gubernur Kepri, tim Kementrian ini akan membahas hambatan-hambatan pembangunan proyek strategis seperti Jembatan Batam Bintan, bandara busung, Aero teknik Batam, Batam Logistik Ekosistem.

Selain mengawal proyek strategis, ia juga mengaku tengah menggelar rapat bersama OPD untuk membahas APBD 2022.

“Anggaran 2022 saja, satu-satu Dinas kita bahas, tadi malam kita masih rapat,” tambahnya.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here