TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan bed occupancy ratio (BOR) di daerah itu sudah menurun seiring penerapan kebijakan PPKM level empat khususnya di Kota Tanjungpinang dan Batam.

Ansar menyebut BOR di Provinsi Kepri periode 23 sampai 29 Juli 2021 sempat menyentuh angka 70,42 persen, baik itu keterisian kamar rawat maupun tempat isolasi. 

Bahkan di Kota Tanjungpinang sempat menyentuh angka 93,97 persen, sehinga rumah sakit dibuat kewalahan menerima pasien dengan COVID-19.  

“Namun, hingga hari ini keterisian tempat tidur di Provinsi Kepri turun menjadi 61,94 persen,” kata Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Rabu (4/8).

Ansar menyebutkan untuk Kota Tanjungpinang BOR turun ke angka 77,75 persen. Sementara di Kota Batam turun ke 59,65 persen.

Sedangkan BOR di lima kabupaten/kota lainnya bervariasi, antara lain Kabupaten Bintan 49,40 persen, Kabupaten Karimun 80,79 persen, Kabupaten Lingga 52,92 persen, Kabupaten Natuna 44,51 persen, dan Kabupaten Anambas 44,29 persen

Lanjut Ansar saat ini Pemprov Kepri bersama pemerintah kabupaten dan kota tengah fokus pada kesembuhan pasien, juga menekan angka kematian akibat COVID-19. 

“Dalam beberapa hari ini sudah jauh menurun. Tingkat kesembuhan sudah lebih besar, kita tinggal jaga angka kematian,” tutur Ansar.

Ansar memaparkan data kasus COVID-19 per hari ini, total kasus konfirmasi se Provinsi Kepri sebanyak 46.630 orang atau bertambah 503 orang.

Untuk kasus aktif COVID-19 sebanyak 5.575 orang atau berkurang 224 orang (11,96 persen), sembuh 39.772 orang atau bertambah 708 orang (85,29 persen), dan meninggal 1.283 orang atau bertambah 19 orang (2,75 persen).
(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here