TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tanjungpinang Freddy meminta agar bantuan UMKM 20 juta di prioritaskan untuk pelaku usaha kedai kopi dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Ia menilai, usaha kedai kopi dan PKL paling terdampak dari penerapan PPKM level empat.

“Memang sangat tepat untuk pelaku usaha yang terdampak karena PPKM level empat kemarin,” katanya, Selasa (10/8/2021).

Alumni Universitas Mercu Buana itu menilai, bantuan kredit yang bunganya ditanggung Pemprov Kepri itu akan membantu pelaku usaha untuk mengelola usahanya yang selama PPKM level empat redup.

“Usaha mereka untuk bertahan hidup, daya beli memang sepi, jalan alternatifnya meminjam uang ke bank. Program KUR kan sangat membantu,” ujarnya.

Freddy meminta agar Pemerintah Kabupaten/Kota turut mempermudah kepengurusan administrasi UMKM.

“Memberi izin kepada pelaku usaha untuk membuka lapak-lapak nya,” pintanya.

Dikatakan Freddy, penyaluran bantuan UMKM di tengah pandemi Covid-19 dan sulitnya ekonomi rentan diselewengkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, untuk itu ia meminta agar pemerintah mengawasi penyaluran bantuan itu.

“Yang mendapatkan itu memang harus yang tepat sasaran itu,” tutupnya.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here