ROHIL, SIJORITODAY.com – Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPR) Rokan Hilir terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mulai hari ini (Kamis, 12/8/2021), SPBU SPR akan menambah jam operasional hingga malam hari dan menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kuota premium sebelumnya 16 ton per hari kini menjadi 40 ton per hari.
SPBU juga akan melakukan penambahan BBM jenis lainnya seperti dexlite dan pertamax.
Zulfakar mengungkapkan, info dari Pertamina, BBM jenis premium dalam beberapa bulan ke depan akan ditiadakan dan diganti dengan pertalite harga premium.
“Untuk penjelasan lebih lanjut nanti akan kita lihat dari Pertamina, seperti apa pertalite harga premium, yang dimaksud. Ini belum bisa kita jelaskan sekarang, sebab produknya belum disampaikan Pertamina ke setiap SPBU, namun kita tetap mengedepankan kepentingan masyarakat umum,” katanya, Kamis (12/8/2021).
Disampaikan Zulfakar, kuota BBM premium 16 ton per hari sebenarnya sudah memenuhi kebutuhan masyarakat umum dan nelayan. Namun, masyarakat ingin Pertamina kembali menambah kuota premium 8 ton lagi.
“Artinya konsumen pengguna premium mengharapkan tambah lebih banyak lagi,” tegasnya
Posisi SPBU SPR yang tidak berada di jalan Lintas Riau-Sumut menjadikan masyarakat nelayan dan pertanian dari masyarakat umum sebagai konsumen utama.
Tingginya permintaan minyak oleh nelayan maupun petani sempat membuat minyak solar di SPBU SPR mengalami kelangkaan.
Zulpakar menegaskan, kelangkaan itu bukan unsur kesengajaan dari pihak SPBU, namun disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat yang tidak diimbangi kuota BBM yang tersedia.
“Pihak Pertamina merespons komunikasi kita, makanya ditambah. Tapi kalau untuk solar posisinya 24 ton per hari sebetulnya itu masih kurang. Pasnya itu harus 36 ton per hari,” ujarnya.
SPBU SPR juga merenovasi fasilitas umum seperti toilet, plang dan totem bertuliskan PERTAMINA, jenis BBM, Mushalla dan mini market. Ditambah lagi adanya hiasan lampu sehingga waktu malam terlihat indah.
(Donald)
Editor: Nuel












































