TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad membawa 2 Kg tanah Istana Damnah Daik Lingga dan seliter air Penyengat ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
Ansar menjelaskan dasar Pemprov Kepri memilih tanah Istana Damnah Bunda Tanah Melayu dan air Penyengat.
Istana Damnah di bangun pada tahun 1860 semasa Kesultanan Lingga-Riau oleh Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah II serta d ibantu oleh yang Dipertuan Muda Riau X Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi beserta Pemaisurinya Tengku Embung Fatimah.
Tanah di ambil di lokasi Balai Bertitah (Singgasana) Balai Pemerintahan Sultan yang merupakan Balai Bagian Bekas Istana Sultan Lingga-Riau terakhir di Daik-Lingga.
Istana Damnah tahta pemerintahannya di teruskan oleh Tengku Embung Fatimah (1883-1883) sebagai pemerintahan sementara lalu dilantiklah dan dinobatkannya Anandanya Raja Abdul Rahman menjadi Sultan Lingga-Riau pada Tahun 1875 dengan gelar sultan Abdulrahman Muazzam Syah (1885-1991) merupakan Sultan Lingga – Riau terakhir.
Sementara air di ambil dari sumur Balai Adat Pulau Penyengat Inderasakti yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia.
Balai Adat berfungsi sebagai tempat untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang – orang penting.
Air sumur ini ditemukan pada abad ke-16 dan tidak terasa asin walaupun sumur itu terletak hanya sekitar 30 meter dari pantai.
Air tawar itu hingga saat ini masih dapat dinikmati oleh masyarakat dari beberapa sumur yang ada di pulau yang berpenduduk tidak lebih dari 3.000 jiwa.
“Sesuai saran dan masukan dari para tetua adat di Kepri,” katanya, Minggu (13/3/2022).
Kepala Diskominfo Kepri, Hasan menambahkan, tanah dan air asal Kepri itu bakal digabung dengan tanah dan air dari daerah lain ke dalam satu kendi khusus bernama Kendi Nusantara.
Kendi akan disimpan di titik nol IKN lewat ritual yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, Senin (14/3/2022) besok.
“Kehadiran Gubernur atas undangan dari Setneg dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI di Balikpapan Kaltim Ibu Kota Negara,” tambahnya.
(Nuel)











































