LINGGA, SIJORITODAY.com – Para istri anggota DPRD Lingga menggenakan kain Tudung Manto.
Saat menghadiri kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX Tingkat Kabupaten Lingga pada 19-20 Maret 2022. Digelar di Singkep Pesisir.
Tudong Manto merupakan penutup kepala khas Melayu, dipakai perempuan yang sudah menikah pada saat acara adat seperti pernikahan.
Tahukah, Tudung Manto dulu punya tempat istimewa, karena hanya dipakai kalangan bangsawan.
Warisan budaya di Lingga ini juga dirasakan oleh istri dari Anggota DPRD Kabupaten Lingga.
Kabupaten Lingga telah mendapat sertifikat atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) atas warisan budaya, Tudung Manto ini.
“Kami menggunakan ini sebagai upaya pelestarian Tudung Manto ini. Tentunya harapan kita kelestarian budaya ini dapat lebih maju dan juga bisa merambah ke luar daerah,” ucapnya.
Pemkab Lingga sendiri menargetkan di tahun 2022 ini lahir sebanyak 100 orang pengrajin tenun Tudung Manto di Bumi Bunda Tanah Melayu ini.
Memiliki panjang 100 cm dan lebar 25 cm, kain ini direntangkan dalam area pembidang berbentuk segi empat.
Untuk menghubungkan pembidang yang berbahan kayu dengan lembaran kain, digunakan benang sebegai perentang tepian kain, yang sebelumnya telah dilapisi kain tebal.
Penulis : Rudi
Editor : Liza









































