Aquaeye
Tim SAR gabungan memakai alat pendeteksi predator (aquaeye) untuk mencari jasad Rina, korban yang diterkam buaya di aliran sungai di bawah jembatan Lintas Barat Km 16 Desa Toapaya Selatan, Rabu (27/4). Foto oleh oxy

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Tim SAR gabungan hingga saat ini masih berusaha melakukan pencarian jasad Rina (13) yang diterkam buaya dekat aliran sungai di bawah jembatan Lintas Barat Km 16 Desa Toapaya Selatan.

Pencarian dihari ketiga ini, Tim SAR memakai alat pencari predator (Aquqeye) dengan menyisir aliran sungai, Rabu (27/4). Namun, belum ada tanda-tanda keberadaan jasad Rina.

Miswandi, Kasi Ops SAR Tanjungpinang menjelaskan, radius pencarian sudah diatas 2 Km dari lokasi kejadian. “Hari ini kita memakai alat pendeteksi predator namanya aquaeye,” ungkapnya.

Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan jasad Rina yang diterkam buaya sejak Senin (25/4) kemarin. “Kita saat ini dibantu juga oleh rekan-rekan dari TNI AL untuk mencari keberadaan korban,” timpalnya.

Sebelumnya, Rina (13) tenggelam saat berenang dekat aliran sungai usai mencari lokan bersama temannya Aisyah dan kakeknya Zainal Arifin. Diduga, Rina diterkam buaya saat berenang, namun sebelum menghilang Rina sempat menarik baju kakeknya yang berada tak jauh dari posisi korban menghilang.

Beberapa jam setelah kejadian waktu itu, warga yang ramai menyaksikan proses pencarian dikejutkan dengan kemunculan sosok buaya yang masih menggigit jasad korban di mulutnya. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here