
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri memprediksi laju inflasi bakal menunjukkan tren meningkat di bulan Juli tahun 2022.
Di bulan Juni, Kepri mengalami inflasi sebesar 0,84 persen atau lebih tinggi dari bulan Mei sebesar 0,81 persen.
Jika dibandingkan dengan bulan Juni tahun 2021, Kepri mengalami inflasi hingga 5,89 persen.
Di bulan Juni, BPS mencatat Kepri mengalami inflasi sebesar 0,84 persen. Jika dibandingkan dengan Juni tahun lalu, Kepri mengalami inflasi 5,89 persen.
“Secara umum kelihatannya akan terjadi kenaikan mengingat harga cabai dan angkutan masih meningkat kalau tidak diantisipasi oleh pemerintah,” kata Barudin, Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Kepri , Jum’at (1/7/2022) pekan lalu.
Sekda Kepri, Adi Prihantara mengatakan, kenaikan harga bahan pokok di Kepri disebabkan oleh gagal panen dan meningkatnya ongkos distribusi dari daerah penghasil.
Kendati demikian, ia memastikan stok bahan pokok aman. Pemprov Kepri juga akan mencari solusi untuk menurunkan ongkos distribusi.
“Harga yang mempengaruhi inflasi ini cabai, karena dari awal tahun kena penyakit patek,” tuturnya.
Penulis: Nuel











































