JAKARTA, SIJORITODAY.com – Ketua Dewan Pembina Relawan Muda Airlangga (RMA) Khalid Zabidi menuturkan, Airlangga Hartarto bisa berpasangan dengan siapa saja yang penting bisa mendukung dan membantu menyelesaikan krisis ekonomi yang sedang dihadapi Indonesia.
Menurutnya, seorang ekonom yang teknokratis membuat kebijakan strategis perekonomian bangsa, diperlukan pendamping yang punya pengalaman membangun dan mengembangkan perekonomian sektor riil di bidang korporasi maupun UMKM.
“Menurut saya Pak Erick Tohir Menteri BUMN saya pikir cocok dan layak jadi cawapres Airlangga Hartarto,” tutur Khalid Zabidi.
Iabmenuturkan, bahwa ancaman krisis ekonomi akibat persoalan geopolitik akan terus meningkat di masa mendatang. Mulai skala global dan regional.
Tantangan krisis ekonomi bukan hanya menghantui dunia namun juga mengancam pembangunan di Indonesia.
Harus diakui, panca wabah Corona, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah membaik namun kin dibayang-bayangi resesi, tingginya inflasi dan pengangguran.
Situasi dunia semacam itu bersamaan dengan dinamika kontestasi menjelang Pilres 2024 di Indonesia, menjadikan Pemilu mempunyai tantangan tersendiri.
Selain harus menyelenggarakan Pemilu sebagai cerminan negara yang menjunjung tinggi demokrasi sekaligus harus mencari pemimpin yang mampu menghadapi dan mengatasi multikrisis yang sedang dihadapi Indonesia, khususnya adalah krisis ekonomi.
Ia menyatakan, ditengah suasana dunia penuh tantangan berat ini, Indonesia harus mengambil momentum Pemilu 2024 untuk memilih pimpinan nasional yang mumpuni dapat menghadapi dan mengatasi tantangan krisis ekonomi tersebut.
“Diperlukan pemimpin-pemimpin nasional yang tangguh khususnya dalam menghadapi dan mengatasi tantangan krisis perekonomian global akibat krisis geopolitik dunia,” terang Khalid yang juga adalah aktivis 1998 dari ITB.
Tiga tantangan besar krisis ekonomi di depan. Pertama, ancaman pertumbuhan ekonomi negatif, kedua, kelangkaan dan kenaikan harga-harga bahan pokok khususnya pangan, dan ketiga, investasi membangun dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Tiga tantangan berat krisis ekonomi ini memerlukan orang yang memahami dan punya pengalaman panjang terkait pengelolaan perekonomian negara, atas dasar hal tersebut kami memandang Airlangga Hartarto tokoh yang tepat memimpin Indonesia ke depan,” lanjut Khalid yang juga adalah Pengurus Pusat LPM RI.
Penulis : Prb
Editor: Liza








































