TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Seluruh warga sekolah SMPN 1 Tanjungpinang benar-benar dilibatkan memeriahkan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.
Beragam kegiatan yang menarik digelar di sekolah itu sejak awal Agustus hingga saat ini.
Suasana bahagia dan luapan kegembiraan melingkupi sekolah itu.
Kegiatan yang dilakukan mulai dari pertunjukan sesama siswa, perlombaan antar kelas, siswa maupun lomba untuk para guru-guru.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran SMPN Tanjungpinang, Kamis (18/8).
Kepala SMPN 1 Tanjungpinang, M Dirman menuturkan, rangkaian HUT RI sudah terasa di awal Agustus kemarin.
Dimulai kegiatan para siswa per kelas menghias ruang belajar masing-masing. Diperlombakan dan diberikan apresiasi kepada yang menang.
Puncak acara yaitu pengibaran Bendera Merah-Putih yang dilaksanakan tepat di HUT RI, yaitu 17 Agustus 2022.
“Semalam kami melaksanakan upacara, pengibaran bendera Merah-Putih. Diiringi paduan suara dan kegiatan upacara rutin lainnya,” ujarnya.
Dilanjutkannya, kegiatan pertunjukan para siswa sebagai ajang melatih bakat dan diri di atas panggung karena disaksikan para siswa lainnya.
Diantaranya penampilan musik tradisonal marawis, dilanjutkan tari kolosal, drumband dan juga penampilan beberapa siswa yang bisa memainkan alat musik yang biasa disebut band.
“Alhamdulillah anak-anak semangat ikut kegiatan ini. Saya sampaikan kepada siswa bahwa Agustus ini peringatan HUT RI. Peringatan akan perjuangan para pendahulu atau pahlawan bangsa memerdeka kan kita. Jadi saat ini kita bisa nyaman menimba ilmu, kesehatan, menerima keadailan sosial dan lainnya,” ucapnya.
Selain itu, nantinya akan ada lomba estafet kardus untuk siswa putri dan putra. Begitu juga dengan lomba memindahkan air dalam ember.
Tak kalah menarik untuk lomba terakhir, akan dilakukan baca puisi antar guru dan staf di SMPN 1 Tanjungpinang.
Ia menuturkan, rasa cinta tanah air harus sudah ditanamkan kepada siswa sedini mungkin. Toleransi atau menghargai sesama pun sudah selalu disampaikan.
“Setiap upacara pagi, saya selaku pembina maupun guru-guru di dalam kelas selalu ingatkan itu kepada siswa. Harus cinta dan bangga terhadap bangsa ini. Contoh-contoh kecil pun selalu kami sampaikan,” tuturnya.
Terlihat para siswa yang sedang melihat sampah terjatuh atau berserak pasca acara dibereskan.
Masing-masing siswa yang lewat atau berjumpa guru juga saling sapa dan bahkan salam.
“Ini contoh-contoh kecil yang kami ajarkan. Bahkan saya sampaikan sesama teman juga harus saling menghargai. Agar tidak ada perselisihan. Seminimalisir mungkin bertengkar dan saling ejek di hindarkan,” paparnya.
Ditambahkannya, kurikulum Merdeka tahun ajaran baru ini, SMPN 1 Tanjungpinang mengambil tema kearifan lokal mengenai gong-gong.
Bahkan pihaknya sudah mengundang Kepala Dinas Perdagangan Kota Tanjungpinang, Riani membahas nilai ekonomis dari gong-gong tersebut.
Bisa dikelola dan menghasilkan bila para siswa mengetahui fungsi dari gong-gong.
Selain itu, mereka juga diajarkan cara membudidayakan dengan mengajak dosen dari UMRAH menjadi narasumber.
Berdasarkan informasi, gong-gong bisa dikawinkan. Salah satu upaya memperbanyak atau membudidayakan.
Di Tanjungpinang penangkaran gong-gong sudah ada yaitu di Madong.
Ketua Panitia HUR RI SMPN 1 Tanjungpinang, Yoga menurturkan, para siswa antusias mengikuti berbagai kegiatan dilaksanakan.
“Rencananya besok, Jumat (19/8) pengumuman pemenang. Harapannya melalui kegiatan ini, para siswa semangat belajar dan tetap cinta tanah air,” tuturnya.
Penulis :Prb
Editor : Liza







































