Adi Prihantara (Kanan), Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Sekretaris Daerah Kepulauan Riau, Adi Prihantara mengatakan, Satgas PMK telah memberikan kemudahan kepada peternak dan pedagang sapi untuk mendatangkan sapi dari luar daerah.

Adi menyebut, saat ini, sapi sudah bisa masuk Kepri, namun masih terbatas di Kota Batam.

“Kalau untuk dipotong untuk wilayah (asal) mana pun boleh masuk, tapi masuknya ke Batam,” katanya, Selasa (14/2/2023).

Kendati demikian, sapi yang boleh masuk hanya keperluan daging potong, bukan untuk diternakkan.

Selain itu, sapi diwajibkan sudah mengikuti vaksinasi PMK minimal dosis pertama.

Daging potong nantinya dapat diedarkan ke Kabupaten/Kota lainnya di Kepri, tetap mengacu pada Permentan 17 Tahun 2022.

“Dimungkinkan nanti kalau sudah jadi daging, dari Batam ke Tanjungpinang, tapi dipenuhi kaidah-kaidah yang diatur Peraturan Menteri Pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, untuk keperluan ternak, Adi menuturkan hanya diperbolehkan berasal dari zona hijau seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kalau kemarin ada informasi, sudah ada yang mengajukan 600 ekor dari NTT,” tuturnya.

Adi menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan Tahun 2023, pemerintah masih mengharapkan stok sapi dari Natuna dan Anambas.

Selain itu, Bulog juga diminta memastikan ketersediaan daging sapi beku selama bulan suci Ramadhan.

“Kalau untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan kita juga tetap meminta Bulog memenuhi kebutuhan. Pengusaha kesulitan mendatangkan sumber daging, karena yang diperbolehkan hanya zona merah ke merah,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here