Tugu sentral kerupuk di simpang Korindo Sei Lekop yang dibangun setengah miliar lebih sudah mulai rusak. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Dinas Koperasi, Usaha mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan membangun tugu kerupuk di simpang Korindo Kelurahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur dengan menghabiskan setengah miliar lebih.

Namun sayangnya, tugu yang dibangun CV Jaya Tenan itu sudah rusak. Padahalnya, proyek itu baru selesai dikerjakan pada Desember 2022 silam.

Kepala DKUPP Bintan Asy Syukri menjelaskan, pembangunan tugu sentral kerupuk di simpang Korindo Sei Lekop itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 dengan nilai Rp 500 juta lebih.

“Total itu ada Rp 900 juta lebih, untuk tugu Rp 500 juta lebih dan gerbang Rp 400 juta lebih,” terangnya, Senin (27/2).

Terkait kerusakan sejumlah ornamen tugu dikatakannya, masih tanggung jawab kontraktor pelaksana. “Ini masih masa pemeliharaan, sehingga masih tanggungjawab kontraktor yang melaksanakan,” katanya.

Disinggung mengenai ornamen tulisan pada tugu yang tidak proporsional lantaran bentuknya yang ramping sehingga rawan ‘roboh’. Asy Syukri mengklaim jika pembangunannya sudah sesuai dengan spek yang diharuskan.

“Bahkan BPK sudah melakukan pemeriksaan keabsahan administrasidan, volume kegiatan dan sudah sesuai,” ungkap mantan Camat Teluk Bintan itu.

Masih katanya, ornamen yang roboh bahkan hilang bisa saja disebabkan ‘tangan usil’ yang diduga sengaja merusaknya. Namun, pihaknya tak ingin berandai-andai. Yang jelas, semua kerusakan masih tanggungjawab pihak kontraktor yang melaksanakan pembangunan tersebut. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here