
BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kepulauan Riau Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin meminta KSOP menambah kapal angkutan mudik.
Wahyu mengatakan, ia masih mendapati banyak laporan dari warga yang mengeluh tidak mendapatkan tiket kapal.
“Selasa (18/4/2023) kemarin, ada 200 calon penumpang dari Dabo tujuan Punggur yang tidak kebagian tiket. KSOP harus tambah kapal,” katanya, Rabu (19/4/2023) malam.
Ketua Komisi II DPRD Kepri itu menuturkan, pemudik Lebaran 1444 H dipastikan membludak pasca pandemi Covid-19.
Untuk menjaga kelancaran mudik, ia juga meminta agar TNI AL menyiapkan kapal perang dan pesawat sebagai cadangan moda transportasi mudik.
“Saya sudah konfirmasi ke Kepala ASDP Punggur, mereka kewalahan dan armada tidak mencukupi dan minta bantuan Angkatan Laut dan KSOP saat ini,” tuturnya.
Supervisi Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam, Haryanto menerangkan, 200 calon penumpang yang tidak kebagian tiket sudah diberangkatkan ke Dabo Singkep.
Haryanto mengakui bahwa ASDP masih kekurangan armada kapal, khususnya untuk mengangkut kendaraan milik penumpang.
“Alhamdulillah semua dapat tiket untuk kendaraan juga kurang,” terangnya.
Senada dengan Wahyu Wahyudin, Kepala Dishub Kepri Junaidi juga meminta KSOP menyiapkan kapal cadangan.
Junaidi mengatakan, penyiapan kapal cadangan menyusul masih ditemukannya calon penumpang yang tidak kebagian tiket kapal.
“Kita sudah koordinasi dengan KSOP, besok disiapkan kapal cadangan karena ada masyarakat mengeluh tidak kebagian tiket,” katanya, Rabu (19/4/2023).
Junaidi menuturkan, untuk mendukung kelancaran arus mudik, pihaknya telah meminta operator kapal menerapkan sistem pulang-pergi (PP).
“Kapal-kapal yang berangkat hari ini, malam balik semua, besok angkut penumpang lagi,” tuturnya.
Junaidi menambahkan, sesuai arahan pemerintah pusat, pemeriksaan protokol kesehatan ditiadakan selama mudik Lebaran 1444 H.
Kendati demikian, ia mengimbau pemudik yang sedang dalam keadaan demam dan batuk untuk tetap mengenakan masker.
“Sesuai arahan dari pusat, tidak ada pembatasan. Sampai hari ini tidak ada pemeriksaan protokol kesehatan. Kalau batuk dan flu, gunakan masker,” imbaunya.
Penulis: Nuel








































