
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan mengoptimalkan pembangunan di Pulau Pekajang, Kabupaten Lingga.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, sebelumnya Pemprov Kepri telah merealisasikan pembangunan senilai Rp700 juta di pulau tersebut.
“Kita ada membangun di Pulau Pekajang, kalau tidak salah kemarin Rp700 juta. Sekarang kita sedang mempersiapkan perbaikan dermaganya, karena memang kita bagi-bagi ya, 394 pulau itu tidak sedikit,” katanya, Senin (23/6/2025).
Ansar menegaskan, pengoptimalan pembangunan di Pulau Pekajang bukan karena ada klaim dari Provinsi Bangka Belitung.
“Ini bukan karena ada klaim dari pihak lain, tetapi itu kewajiban kita,” tegasnya.
Bukan hanya Pemprov Kepri, Gubernur Kepri dua periode itu mengajak Pemkab Lingga untuk berkolaborasi membangun Pulau Pekajang.
Menurutnya, akibat keterbatasan anggaran, masih banyak pulau-pulau yang belum tersentuh pembangunan sehingga diperlukan kolaborasi dengan Kabupaten/Kota.
“Masih banyak pulau-pulau yang sebenarnya belum tersentuh oleh kita karena banyaknya pulau-pulau yang harus kita tangani. Kita berharap juga Pemerintah Kabupaten Lingga memberikan perhatian ke sana,” tuturnya.
Sementara itu, soal klaim kepemilikan Pulau Pekajang oleh Bangka Belitung, Ansar menyebut berpegang pada aturan yang ada.
“Pegangan kita Undang-undang saja, UU 25 Tahun 2022 menetapkan itu masuk wilayah Kepri dan UU Pembentukan Kabupaten Lingga. Kalau Provinsi Bangka Belitung mau menggunakan jalur lain, itu kan hak mereka,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin meminta Pemprov Kepri gencar melaksanakan pembangunan di Pulau Pekajang.
Wahyu mengaku, sejak periode pertama menjabat sebagai Anggota DPRD Kepri, ia belum pernah mendengar pembangunan di pulau tersebut.
“Sejak periode pertama saya jadi Anggota DPRD Kepri, saya belum pernah dengar ada pembangunan di pulau itu,” katanya, Sabtu (21/6/2025) sore.
Wahyu pun mendorong Pemprov Kepri dan Pemkab Lingga melaksanakan pembangunan di pulau itu.
Menurutnya, dengan membangun pulau itu, Pemprov Kepri mengakui bahwa pulau tersebut bagian dari Provinsi Kepri.
“Jangan nanti masyarakat di sana malah mendapat pembangunan dari Bangka Belitung, padahal itu daerah kita,” tuturnya.
Wahyu menjelaskan, Pulau Pekajang yang masuk gugusan Pulau Tujuh membutuhkan pembangunan pendidikan, kesehatan, dan transportasi laut.
Ia pun berharap, pembangunan di pulau itu dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkolaborasi dengan Pemkab Lingga mulai tahun depan.
“Pemprov Kepri dan Pemkab Lingga perhatikan masalah pendidikan dan kesehatan di pulau itu. Bantu transportasi laut mereka dan perlu ada kapal khusus untuk pasien rujukan,” tambahnya.
Penulis: Nuel











































