Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin dan Wakil Ketua I, Dewi Kumalasari saat mengikuti Penyengat Night Run 2025 di Pulau Penyengat, Sabtu (13/9/2025) malam. F:Sijoritoday.com/Sunar

KARIMUN,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kepulauan Riau dua periode, Wahyu Wahyudin meminta Dinas Pariwisata Kepri untuk memperbanyak event pariwisata.

Menurutnya, pagelaran event ini akan meningkatkan minat wisatawan mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke Kepri.

“Kepri ini masuk tiga besar Provinsi dengan kunjungan wisata tertinggi di Indonesia. Event harus dimasifkan untuk menarik minat wisatawan sehingga kunjungan semakin meningkat,” katanya, Selasa (16/9/2025).

Selain event, Sekretaris Komisi II itu juga mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam berbagai perhelatan event.

Menurutnya, dengan keterlibatan pelaku UMKM, ekonomi Kepri akan bertumbuh.

“UMKM harus terlibat, nanti wisatawan bisa membeli produk-produk mereka dan pelaku usaha wisata juga harus memberikan ruang bagi mereka,” ujarnya.

Wahyu juga mengajak Pemprov Kepri dan seluruh pelaku usaha wisata untuk gencar mempromosikan potensi wisata.

“Promosi harus digencarkan, apalagi kita ini berbatasan dengan negara tetangga yang aksesnya sangat mudah,” tambahnya.

Sebelumnya, Wahyu mengikuti Penyengat Night Run 2025 di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang pada Sabtu (13/9/2025) malam.

Ia pun terkesima dan memuji kemeriahan event yang melibatkan ratusan peserta dari mancanegara, nusantara, dan lokal.

“Sangat bagus dan meriah, ada juga peserta dari negara tetangga. Hanya promosinya aja yang perlu diperbanyak,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan menegaskan menambahkan, pihaknya akan kembali menggelar Penyengat Heritage Fest pada tahun 2026.

Pada tahun 2026, event ini akan hadir dengan konsep yang lebih besar, variatif, dan spektakuler.

“Kami akan melakukan penataan menyeluruh, baik objek wisata sejarah, transportasi, maupun infrastruktur. Tujuannya agar Pulau Penyengat tidak hanya menjadi destinasi kunjungan, tapi juga spot penyelenggaraan event seni, budaya, sejarah, hingga sport tourism yang berkelanjutan,” tambahnya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here