
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com –
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Kerapu, Lantai 2, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.
FGD itu dalam rangka penelitian fundamental bertema “Sinergi Kebijakan Infrastruktur dan Aksesibilitas Maritim untuk Pemerataan Pembangunan Wilayah Pesisir Kepulauan Riau”
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Kepri, Dinas Perhubungan dan BAPPEDA sedangkan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang terdiri dari Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Camat Wilayah Pesisir Kota Tanjungpinang dan Tim Peneliti UMRAH.
FGD ini menjadi forum strategis untuk membahas arah kebijakan pembangunan wilayah pesisir berbasis riset dan kolaborasi lintas sektor yang di selaraskan dengan arah kebijakan antara akademisi dan pemerintah dalam memperkuat konektivitas maritim dan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir dan kepulauan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah:
– Mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pembangunan infrastruktur maritim di Kepri
– Mendorong kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan aksesibilitas antar pulau
– Menyusun rekomendasi kebijakan berbasis riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan
Dalam sambutannya, perwakilan UMRAH menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dan partisipatif dalam merumuskan kebijakan pembangunan wilayah pesisir.
Sementara itu, pihak pemerintah daerah menyambut baik hasil penelitian ini sebagai landasan dalam perencanaan program strategis ke depan.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi nyata antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan wilayah pesisir yang inklusif dan berkelanjutan. ***
Editor: Nuel










































