Orang tua Desi saat diwawancarai oleh wartawan, Kamis (15/1/2026). F:Sijoritoday.com/Evan

NATUNA,SIJORITODAY.com — Orang tua Desi dan Deni, dua warga negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Natuna yang hingga kini masih terjebak di Kamboja, meminta perhatian serius pemerintah pusat terkait proses pemulangan anak mereka yang belum menunjukkan kejelasan.

Keluarga menyampaikan permohonan tersebut kepada Bupati Natuna agar dapat diteruskan ke pemerintah pusat.

Hingga saat ini, upaya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan Kementerian Luar Negeri RI dinilai belum membuahkan hasil yang konkret.

Menurut pihak keluarga, kondisi Desi dan Deni di Kamboja semakin memprihatinkan.

Selain keterbatasan komunikasi, proses administrasi dan perlindungan negara terhadap WNI yang berada di luar negeri, khususnya di wilayah rawan eksploitasi tenaga kerja, dinilai berjalan lambat.

“Kami hanya berharap anak kami bisa segera dipulangkan. Sudah terlalu lama menunggu tanpa kepastian,” ujar salah satu orang tua dengan nada harap.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan WNI di Kamboja, yang kerap dikaitkan dengan dugaan perdagangan orang dan penipuan berkedok lowongan kerja.

Oleh karena itu, keluarga mendesak adanya kebijakan khusus dan tegas dari Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat proses pemulangan serta memperkuat perlindungan WNI di luar negeri.

Masyarakat Natuna berharap pemerintah pusat tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata demi memastikan keselamatan serta kepulangan seluruh WNI yang masih berada di Kamboja.

Penulis: Evan
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here