Penampakan menu MBG yang diterima siswa SDN 003 Gunung Kijang. Padahal produk makanan UPF tidak diperbolehkan oleh BGN sebagai menu MBG, Senin (23/2). Foto warga Gunung Kijang

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) nomor 3 Tahun 2026 tentang pelayanan makanan bergizi gratis (MBG) pada bulan ramadhan dan idul fitri serta libur tahun baru imlek, nampaknya bukan penghalang bagi para ‘pengusaha’ berkedok satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk meraup keuntungan.

Pasalnya, MBG yang dibagikan untuk para siswa telah diatur dalam edaran tersebut termasuk larangan menggunakan makanan kemasan atau produk pabrikan Ultra Processed Food (UPF) sebagai menu MBG.

Tapi itu terjadi di Kabupaten Bintan, hal ini terungkap setelah salah satu orang tua menginformasikan bahwa menu MBG perdana di bulan ramadhan di SDN 003 Gunung Kijang terdiri dari susu UHT kemasan, sebutir telur ayam, 4 biji buat serta 1 bungkus kecil biskuit Malkist.

“Ya ini yang diterima anak tadi di sekolah,” ungkap orang tua siswa sembari mengirim foto menu MBG yang diterima anaknya, Senin (23/2).

Ia tidak bermaksud menjatuhkan kredibilitas SPPG yang menyiapkan menu tersebut. Namun, dirinya berharap ada perbaikan pelayanan agar MBG yang menjadi program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa.

“Ya semoga ada perbaikan kualitas pelayanan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Bintan, Ronny Kartika ketika dikonfirmasi perihal itu menyampaikan bahwa dalam edaran BGN tertulis jelas menu MBG selama bulan ramadhan.

“Ini (Temuan-red) akan jadi atensi kita,” ungkap Ronny.

Ditempat terpisah Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Bintan Pina Deli Syahputri menegaskan bahwa seluruh SPPG di Kabupaten Bintan sudah mendapat salinan dari edaran BGN nomor 3 tahun 2026 tersebut.

Sedari awal, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada seluruh kepala SPPG agar memperhatikan menu MBG selama ramadhan.

“Ini memang menjadi khawatir saya, saya sudah ingatkan untuk pemilihan menu MBG yang sesuai dengan olah bahan makanan yang sesuai kebutuhan gizi,” timpalnya.

Pina mengklaim bahwa peringatan untuk tidak menggunakan produk UPF dalam menu MBG kepada seluruh kepala SPPG. “Kita sudah mengingatkan kembali kepala SPPG untuk memilih menu yang sesuai,” katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa menu MBG di hari pertama masuk sekolah bulan ramadhan ini didominasi dengan menu sebutir telur ayam, beberapa buah-buahan, susu UHT kemasan mini serta sepotong roti. Namun ada pula yang menyajikan kurma sebagai pengganti buah. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here