Ririn Warsiti, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/Sunar

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Ririn Warsiti menyoroti kondisi sumber daya manusia RSUD Raja Ahmad Tabib.

Sorotan itu ia sampaikan usai menerima aspirasi keluarga pasien yang mengeluhkan kualitas layanan RSUD tersebut.

Ririn menegaskan, RSUD RAT saat ini memerlukan manajemen profesional yang mampu memperbaiki kualitas layanan rumah sakit.

Manajemen yang profesional juga akan meningkatkan daya saing rumah sakit di era yang kompetitif.

“RSUP RAT saat ini memerlukan manajemen yang profesional yang mampu meningkatkan kualitas layanan sehingga mampu berkompetisi dengan rumah sakit lain di era medis yang semakin kompetitif,” katanya, Sabtu (4/4/2026).

Selain kualitas layanan, manajemen profesional ini juga akan membantu perbaikan kondisi keuangan RSUD RAT.

Ia mengungkapkan, saat ini RSUD RAT mengalami gejolak besar karena berada dalam situasi likuidasi yang berdampak langsung pada operasional rumah sakit.

“RSUP RAT sangat urgent segera memiliki manajemen profesional yang mampu memperbaiki SDM yang baik untuk mengatasi keterbatasan anggaran dan meningkatkan layanan,” tegasnya.

Ia pun berencana mengusulkan agar kasus ini dilaksanakan pembahasan lanjutan bersama Dinas Kesehatan Kepri dan manajemen rumah sakit, apalagi di tengah efisiensi anggaran.

“Apakah kekurangan anggaran ini akan berdampak pada pasien? Jelas. Jangan sampai pasien yang datang untuk sembuh justru kondisinya memburuk. Ini perlu menjadi perhatian bersama. Seperti itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, salah satu keluarga pasien, Anto menyampaikan bahwa layanan dan fasilitas di RSUD Kepri di Tanjungpinang tersebut, buruk.

“Pekan lalu, setelah Lebaran, orangtua saya masuk rumah sakit di sana dan harus rawat inap. Harusnya di kelas 1, tapi akhirnya dipindah ke kelas 2 karena ruangan kelas satu, mesin pendinginnya tidak berfungsi. Sangat panas,” ujar Anto.

Ia mengatakan, selama tiga malam orangtuanya dirawat di sana, ada berbagai pelayanan yang perlu menjadi fokus perhatian manajemen RSUD itu sendiri.

“Pasien berobat ke rumah sakit supaya sembuh. Bukan supaya makin parah. Manajemen perlu memberi hati untuk memperbaiki total fasilitas dan layanan di sana,” ungkapnya.

Penulis: Asril
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here