TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Maraknya penemuan buaya di tengah pemukiman warga yang belakangan ini terjadi, kian meresahkan warga kota Tanjungpinang.
Pasalnya hewan liar tersebut acap kali memperlihatkan diri di tengah lingkungan warga yang bermukim di dekat perairan bahkan sudah memakan korban.
Lurah Air Raja Ibnu Roji, mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Taman Batu 10.
“Di sana kami melihat langsung memang benar ada buaya di lokasi tersebut,” katanya, Sabtu (23/7/2022).
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang untuk menindak lanjuti penanganan.
“Kami mohon kerja sama RT dan RW agar menyampaikan imbauan kepada warganya. Hal ini, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPKP Kota Tanjungpinang, Faisal Pahlevi memaparkan, sepanjang semester pertama tahun 2022, DPKP berhasil mengevakuasi 121 hewan liar yang memasuki pemukiman warga.
“Evakuasi hewan liar tersebut didominasi oleh ular dengan sebanyak 61 penanganan. Ular ini setelah dilakukan rescue ada yang kita salurkan ke komunitas,” katanya, Kamis (21/07/22).
Selain itu rescue dilakukan terhadap kucing dengan dengan 10 kejadian, biawak dengan 13 kejadian, sarang tawon 4 kejadian, lebah madu 6 kejadian dan buaya, monyet anjing dengan 6 kejadian.
“Bagi hewan liar yang mengganggu kenyamanan warga kita lakukan penanganan dan setelah ditangani biasanya kita kembalikan hewan itu ke habitatnya,” ucapnya.
Ia pun menambahkan bagi warga Kota Tanjungpinang yang membutuhkan penanganan diharapkan untuk segera melapor agar dapat ditindak lanjuti.
Penulis: Helen
Editor: Nuel








































