TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad memastikan penyaluran beasiswa Rp4,5 miliar akan mengakomodir mahasiswa kurang mampu.

Ansar mengaku telah meminta Biro Kesra Setdaprov Kepri menjadikan surat keterangan tidak mampu menjadi salah satu persyaratan pengajuan beasiswa.

“Kalau dia anak yang mampu, IP nya bagus biar aja tetap orang tua nya yang biayain, ini kita prioritaskan untuk anak yang tidak mampu,” katanya, Selasa (2/9/2022).

Ansar juga meminta Biro Kesra Setdaprov menurunkan ambang batas minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kriteria calon penerima beasiswa.

“Standar nya bukan IP aja tapi untuk masyarakat yang kurang mampu, Passing Grade nya jangan terlalu tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur mengkritisi penyaluran beasiswa yang tidak mengakomodir mahasiswa kurang mampu.

Seyogyanya, Pemprov Kepri menyediakan kluster khusus agar masyarakat kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Sirajudin menegaskan, beasiswa yang hanya diperuntukan bagi mahasiswa berprestasi tidak menyelesaikan masalah kesenjangan mutu sumber daya manusia.

“Masalah mendasar kita di Kepri adalah kesenjangan mutu SDM, tidak hanya antar Kabupaten/Kota tapi juga antar struktur sosial. Jadi solusinya bantu mereka yang kurang mampu untuk bisa kuliah juga,” tegasnya.

Alfi Riyan Syafutra, Presiden Badan Eksekutif (BEM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

Selain Sirajudin, penyaluran beasiswa juga dikritisi Presiden BEM KM Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Alfi Riyan Syafutra.

Riyan meminta agar Gubernur Ansar Ahmad melakukan evaluasi, setidaknya menyediakan kuota khusus bagi mahasiswa kurang mampu.

Ia optimis, penyaluran beasiswa yang tepat sasaran akan mendorong mahasiswa kurang mampu untuk meningkatkan prestasi di bangku perkuliahan.

“Kita akan pantau dan kawal prosesnya, dan kita akan evaluasi Gubernur Kepri khususnya di bidang pendidikan,” tuturnya.

Januarman, Ketua Himpunan Mahasiswa Kota Tanjungpinang (HMKT).

Senada, Ketua HMKT Tanjungpinang, Januarman juga mendesak Pemprov Kepri mengalokasikan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu.

Beasiswa yang tepat sasaran akan membantu pengentasan kemiskinan di Kepri yang saat ini mencapai 6,24 persen dan 9,57 persen untuk Kota Tanjungpinang.

“Kami berharap Gubernur mempertimbangkan kembali secara profesional dan komprehensif sebelum membuka pendaftaran beasiswa ini,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

1 KOMENTAR

  1. Tidak adil kalau hanya mahasiswa kurang mampu, mahasiswa kurang mampu kan sudah mendapatkan beasiswa Bidikmisi untuk apa mereka dapat beasiswa lagi , mahasiswa berprestasi kan belum tentu ada beasiswa alangkah lebih baik diprioritaskan dua’nya , mengingat mahasiswa Kepri jarang-jarang untuk mendapatkan beasiswa.janagn hanya memikirkan mahasiswa yang kurang mampu melainkan pikirkan juga mahasiswa berprestasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here