Suzuki pick up terlihat sedang memindahkan solar ke jirigen disebuah perahu pompong di pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Selasa (6/9). Foto : ruzi

LINGGA, SIJORITODAY.com– -Sekitar 5 drum solar subsidi di pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Lingga diduga diselewengkan seorang pengusaha. Bahkan pelaku pemilik Delivery Order (DO) menyebut nama pejabat Kanit Reskrim Polsek Daik.

Sekitar pukul 18.00 WIB, Senin sore (05/09) sebuah mobil suzuki pick up warna putih dengan nomor polisi BP 8000 L dengan dua orang pekerja terlihat sedans melakukan penyalinan sebanyak lima drum solar ke beberapa unit jirigen yang berada diatas perahu pompong di pelabuhan.

Diduga kuat kegiatan tersebut melansir bahan bakar minyak jenis solar ke pihak pengusaha di Mepar. Solar kemudian digunakan untuk kapal diatas 30 GT. Akibat permainan para pelaku dapat berdampak terhadap pendistribusian solar yang tidak tepat sasaran.

Pada sejumlah pewarta salah seorang pekerja yang tidak bersedia menyebutkan nama mengatakan, bahwa solar merupakan milik pengusaha inisial CN, warga Kecamatan Lingga. Pekerja juga menyebut nama seorang pejabat Kanit Reskrim Polsek Daik.

Di tempat terpisah inisial CN pemilik DO lima drum solar tersebut mengaku, bahwa solar tersebut memang miliknya yang baru dijemput dari Sei Buluh untuk salah satu pengusaha di Mepar inisial MR.

“Iya itu untuk ke Mepar untuk nelayan,”ujarnya.

Ketika ditanya perizinan CN mengaku ia memiliki DO. Dengan kuota empat drum sekali dua minggu atau setengah bulan. Setiap bulan dirinya dapat menyalurkan beberapa drum ke pemilik order di Daik Lingga.

“Semalam lima drum, satu drum sisa bulan yang lalu. Karena yang di Mepar minta bagi dengan saya. Kadang jatah saya lebih. Karena saya teman-teman banyak yang titip untuk dijemput ke Sei Buluh,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Daik, Iptu Hasbi Lubis ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon seluler, kaget mengetahui dirinya disebut dalam kegiatan pemindahan solar di pelabuhan Tanjung Buton. Dirinya membantah memerintahkan penyalinan solar tersebut.

“Tidak betul itu. Siapa yang mengatakan itu. Tidak ada saya memerintahkan itu,” ungkapnya, Selasa (06/09).

Dikatakan Kanit Reskrim Iptu Hasbi Lubis merasa dirinya disebut-sebut ia tidak terima. Bahkan ia bakal melidik persolan tersebut.

“Itu bakal kita lidik,”ujarnya.

Penulis : ruzi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here