Para dosen dan staff PTN UMRAH kembali gagal bertemu Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Selasa (13/9). Foto : Eb

TANJUNGPINANG ,SIJORITODAY.com- -Ratusan dosen dan staff PTN UMRAH Kepulauan Riau kembali mendatangi Kantor Gubernur.  Kedatangan
mereka hendak bertemu dengan Gubernur Nurdin Basirun sesuai janji yang diberikan pihak kuasa hukum pemerintah provinsi pada Selasa (13/9) lalu.

Namun  para dosen dan staff UMRAH kembali mengalami kekecewaan, pasalnya Gubernur sedang tidak berada ditempat. Kepala Biro Umum Misbardi yang menerima kedatangan para dosen dan staff UMRAH menyampaikan, gubernur tidak dapat menemui para dosen dan staff UMRAH karena waktu yang bersamaan ada jadwal rapat di Batam.

“Pak Gubernur menyampaikan permohonan maaf. Beliau menyampaikan salam buat para dosen dan staff UMRAH. Seharusnya pak gubernur berniat untuk hadir pada hari ini namun karena pada waktu bersamaan beliau rapat di Batam,”ungkap Misbardi.

Dalam kesempatan tersebut Misbardi juga memastikan bahwa DIPA untuk Dana Hibah ke UMRAH di DPPKAD masih ada.

” Saya telah mengecek bahwa anggaran itu masih ada hanya saja saat ini kita menunggu rekomendasi Kadisdik Kepri.”Katanya.

Sementara itu, Kepala dinas pendidikan Yatim Mustafa yang turut hadir menyambut para dosen dan staff UMRAH mengatakan, bahwa dirinya akan segera menandatangani Naskah Pemberian Hibah Daerah (NPHD) setelah adanya jawaban dari Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Kepri.

“Saya tergantung jawaban dari tim TP4D kejaksaan kalau mereka menjawab boleh, maka akan saya tanda tangan,”ungka Yatim singkat.

Kadisdik Kepri tersebut juga menolak menandatangani berita acara penolakan pemberian rekomendasi yang disodorkan para dosen dan staff UMRAH. Yatim Mustafa tetap bersikukuh akan menandatangani NPHD setelah adanya pendapat hukum dari pihak Kejaksaan Tinggi Negeri Kepulauan Riau.

 

Penulis : Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here