TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Terbangunnya tower Telkomsel di jalan Gudang Minyak Kilometer 2, membuat salah satu Warga sekitar resah dan tidak terima karena tidak ada pemberitahuannya dan Musyawarah terlebih dahulu terhadap warga.

Selain itu, Tower MCF (Penguat Signal) Telkomsel tersebut ternyata belum mengantongi izin mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh BP2T kota Tanjungpinang.

Sekretaris Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) kota Tanjungpinang Said Husin menegaskan bahwa sesuai prosedur nya, sebelum Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum keluar tidak boleh tower tersebut dibangun.

” Seharusnya dari pihak RT dan RW itu harus dilakukan pengawasan, jangan dilakukan pembangunan terlebih dahulu sebelum keluar IMB nya ,” paparnya ketika dihubungi SIJORITODAY.com kemaren.

Lebih lanjut dikatakan Said, terkait Izin Mendirikan Bangunan Tower itu masih dalam proses di BP2T, dirinya juga tidak mengetahui bahwa telah dibangunnya tower yang berada di Gudang minyak itu.

“Saya tidak tahu sudah terbangun apa belum, coba tanyakan ke RT dan RW setempat,” katanya.

Mendengar Tower tersebut telah dibangun, Said mengatakan akan memberi sangsi/denda yang nantinya akan dimasukan ke khas daerah.

Sementara, pemilik lahan bernama Insan menjelaskan Tower MCF ini ,di bangun karena di buru waktu untuk bisa secepatnya, berhubung pada Desember mendatang diperkirakan cuaca akan mengalami perubahan, hanya saja pekerjaan nya belum 100% selesai.

Disinggung terbangun nya Tower Tanpa pemberitahuan warga, Insan menepis perkataan tersebut,” siapa yang bilang tidak ada pemberitahuannya ke warga,? mungkin salah satu warga ada masalah pribadi ke saya,”katanya.

Kemudian Insan membeberkan terkait adanya Tower berdiri dilahan nya itu, ada 11 Kartu Keluarga yang mendapatkan kompensasi yang mana 1 KK hanya mendapatkan Rp.1.000.000,-, jika 11 KK, maka ditotalkan seluruhnya senilai 11juta.

” Duit ini la yang kami belikan tenda dan kursi, guna keperluan anak kampung, duit ini saja kurang ,malah insan juga yang nombok, karena dengan kondisi kampung kesulitan saat buat acara tak ada tenda dan kursi,suatu hari jika memerlukan,anak kampung boleh memakainya, lagian kalau mau dibagikan duit itu paling berapa lah dapatnya lebih bagus jadikan barang bisa dipakai bersama,”pungkasnya belum lama ini.

Dikatakan Insan, pihak Telkomsel telah menjamin bahwa tidak akan ada kerusakan Elektronik untuk warga sekitar akibat adanya Tower Telkomsel jenis MCF (penguat Signal) ini.

“Pihak Telkomsel menjamin tidak ada kerusakan dirumah warga,”katanya.

 

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here