TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Muhammad Daud (69) di temukan tidak bernyawa di ruang kerja staf Dinas Pemerdayaan perempuan, Perlindungan Anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri. Kamis (19/1).

Korban pertama kali di temukan Khaidir (36), yang menurutnya  kondisi jenazah Pak Daud sudah tidak bernyawa dan dalam keadaan terlungkup.

Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipiter) Polisi Resor (Polres) Tanjungpinang Ipda Radja Pindo mengatakan berdasarkan rekaman  Closed Circuit Television (CCTV) Pak Daud sudah ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 23.03 Wib.

“Saat pas pemeriksaan cctv di ketahui Pak Daud Dari kamar mandi, kemudian merasa sakit lalu jatuh telentang. Ada upaya Pak Daud untuk bangun kembali, dan kemudian terjatuh kembali dalam keadaan terlungkup,” katanya saat ditemui awak media usai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Meninggalnya Pak Daud, masih dalam lidik pihak Kepolisian. Menurutnya, dugaan awal penyakit jantung dan prostat yang menjadi Pak Daud meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Misni mengatakan Pak Daud merupakan sosok yang bagus, rajin ibadah, komunikasi bagus dan bertangungjawab dalam dalam berkerja.

“Saya baru berkerja 3 Januari 2017, yang saya kenal Pak Daud ini bagus, ibadah nya bagus, kerja juga tangung jawab, komunikasi bagus. Saya pulang sekitar jam 19.00 Wib, Pak Daud masih ngobrol dengan bapak, ketika saya pulang ia sempat berkata ingin naik ke kantor, untuk mengecek apakah AC sudah dimatikan atau belum,” katanya saat ditemui diruangan kerjanya.

Pak Daud merupakan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang bekerja dari pukul 17.00 Wib sampai dengan 06.00 Wib. Selain itu, Midni mengatakan berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Pak Daud memang ada penyakit Jantung dan Prostat.

Dengan itu, Misni juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga, agar selalu diberi ketabahan atas meninggalnya Pak Daud. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here