Foto : red

BATAM, SIJORITODAY.com– – Sejak berpisah dengan Polda Riau pada tahun 2014 lalu, berbagai lika-liku memberantas tindak kejahatan di perbatasan kerap dihadapi Polda Kepri. Peran serta sang pemimpin menjadi ujung tombak dalam segala macam strategi hingga menorehkan prestasi. Berikut rangkaian strategi hingga prestasi yang dilakukan oleh 10 Pejabat Kapolda di Kepri.

Berdasarkan surat keputusan Kapolri No Pol : (Skep/09/III/2005 Tanggal 3 Maret 2005), telah di bentuk Polda Kepri dengan status Polda persiapan dibawah tongkat komando Kombes Pol Anton Bahrul Alam. Satu tahun masa kepemimpinannya dalam merintis Polda Kepri akhirnya tongkat komando itu diserahkan oleh Brigjen Pol Sutarman.

Mantan Kapolwiltabes Surabaya itu merintis pembangunan gedung Mapolda Kepri yang saat ini masih berdiri kokoh itu dengan tetesan keringat dan semangat juang yang tinggi. 32 bulan kepemimpinan Sutarman sebelum akhirnya ia di pindah tugaskan menjadi Kaselapa Lemdiklat Polri itu tampak membawa perubahan yang signifikan pada Polda Kepri.

Meninggalkan Polda Kepri Sejak 23 Agustus 2008, karir Sutarman pun terus berkembang. Sejumlah jabatan strategis seperti Kapolda Jawa Barat, Kapolda Metro Jaya, Kabareskrim hingga Kapolri berhasil diraihnya. Sutarman pun menjadi satu-satunya saat ini alumni dari pejabat Kapolda di Kepri yang berhasil mendapatkan Bintang Empat dan menjadi Kapolri.

Akhirnya, semangat juang dalam merancang strategi hingga menorehkan prestasi ini terus dilanjutkan para pejabat Kapolda Kepri lainnya. Seperti Brigjen Pol Indradi Thanos, Brigjen Pol Dikdik Arief Mansur, Brigjen Pol Pudji Hartanto, Brigjen Pol Budi Winarso, Brigjen Pol Yotje Mende serta Brigjen Pol Endjang Sudrajat hingga pertengahan tahun 2014.

Memasuki masa pensiun, Brigjen Pol Endjang Sudrajat yang menjabat sebagai Kapolda Kepri selama 14 bulan itu digantikan oleh Brigjen Pol Arman Depari.

Dibawah komando Brigjen Pol Arman Depari, berbagai tindak kriminal besar berhasil di ungkap. Seperti perjudian hingga penyelundupan BBM Subsidi yang sempat membuat keributan antar oknum aparat yang membekingi bisnis illegal yang menggiurkan tersebut.

Setelah berhasil meminimalisir perjudian dan mafia BBM Subsidi, Arman pun dipromosikan menjadi Deputi Pemberantasan di Badan Narkotika Nasional (BNN) serta naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal.

Tongkat komando Polda Kepri pun kembali berganti, tepat pada 11 Januari 2016, Mantan Waka Korlantas Polri, Brigjen Pol Sam Budigusdian resmi menjabat sebagai Kapolda Kepri yang ke-10.

Dalam masa jabatan yang kini masih di emban oleh Sam, Polda Kepri terus bergerak menuju ke arah yang professional. “Pelayanan masyarakat serta penegakkan hukum menjadi prioritas kita,” kata Sam.

Serangkaian perjalanan Polda Kepri ini pun membuahkan hasil, tepat 1 tahun masa kepemimpinan Sam Budigusdian ia pun mendapatkan kenaikan pangkat Bintang Dua. Bersamaan dengan kenaikan jabatannya, Polda Kepri pun naik Tipe menjadi A.

Kapolda Kepri saat ini, Irjen Pol Sam Budi Gusdian mengatakan, sejauh ini jajarannya terus memerangi aksi kejahatan di perbatasan ini. Berbagai upaya seperti patrol rutin serta pendekatan persuasif kepada masyarakat terus digencarkan.

Di bawah komando sam, berbagai aksi kriminalitas tinggi terjadi. Aksi terorisme yang melibatkan warga di Kota Batam menjadi sorotan internasional. Kinerja Sam yang bekerjasama dengan Densus 88 Antiteror Polri ini pun di apresiasi dunia karena berhasil menggagalkan upaya peluncuran roket yang di tujukan kepada Singapura.

“Kita terus berupaya menjadi polisi yang dicintai masyarakat. Semoga kedepannya instansi kepolisian, khususnya yang berada di kepri semakin professional dan modern,” harap Sam usai upacara HUT Polda Kepri ke-12, Jum’at (03/03), di Mapolda Kepri Nongsa.

Penulis : Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here