TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – –¬†Batalnya Proyek Pembangunan Food Court dengan pagu dana sebesar 13 Miliyar Rupiah yang rencananya akan dibangun di daerah Melayu Square, kota Tanjungpinang menjadi sorotan.

Pembangunan yang sudah berjalan lelangnya dan sudah masuk dalam tahap pengumuman pemenang lelang yang diikuti oleh sekitar 71 Perusahaan tersebut terkesan tidak memikirkan pihak perusahaan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPRD kota Tanjungpinang, Ahmad Dhani mengatakan jika masih dalam batas kewajaran, pembatalan proyek tersebut sah-sah saja.

“Jika menimbang kepentingan masyarakat banyak dan saat ini kita masih mengalami devisit anggaran, saya rasa wajar saja jika lelang pembangunan Food Court tersebut dibatalkan,” ucapnya.

Namun, setelah mendengar informasi bahwa lelang proyek tersebut dalam tahap pengumuman pemenang lelang dan diduga beberapa Perusahaan sempat kecewa, Dhani sempat kaget mendengar hal tersebut.

“Jika benar, seharusnya Pemerintah memikirkan kawan-kawan kontraktor juga sebelum melakukan pembatalan. Kecuali lelang tersebut masih dalam tahap pendaftaran proyek,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, S.Spd kepada sejumlah awak media usai kegiatan di lapangan Pamedan, Tanjungpinang meyakinkan proyek pembangunan Food Court batal dilaksanakan.

“Kemungkinan pekerjaan itu batal karena devisit anggaran walaupun sudah dilelang pekerjaannya. Kalau tidak salah seharusnya semalam diumumkan pemenangnya tetapi tidak ada,” ucapnya.

Diketahui, surat Pembatalan Proyek Pembangunan Food Court telah resmi dikeluarkan Pemerintah kota Tanjungpinang pada tanggal 11 April 2017 dengan Nomor: 01.6/Batal/POKJA4/IV/2017. (Ven)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here