
TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– – Nahkoda KLM Surya Mentari II ditemukan masyarakat pulau Lalang, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga pada Selasa (30/5) dalam kondisi selamat. Tim SAR gabungan yang dibantu masyarakat masih melakukan pencarian satu orang anak buah kapal yang masih belum diketemukan.
Nahkoda kapal atas nama Manganro sekitar pukul 16:00 wib ditemukan empat orang nelayan disekitar perairan pulau Lalang. Kemudian diamankan di rumah salah seorang pengusaha kapal ikan di pulau tersebut guna pemulihan kondisi fisiknya.
Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto pada pukul 21.00 Wib setelah berkoordinasi dengan kepala Desa P.Lalang membenarkan ditemukannya nahkoda KLM Surya Mentari II yang mengalami musibah beberapa waktu lalu.
“Korban diselamatkan tiga orang nelayan pulau Lalang Arzakani, M.Amin, Rizki serta Iyan ketika selesai mengangkat bubu. Saat mereka merapat ke pinggir dekat pulau Sayak dan menjumpai seseorang yang bernama Mangandro, umur 56 tahun suku Bugis, alamat Surabaya merupakan nahkoda KLM Surya Mentari II yang tenggelam beberapa hari yang lalu.” Ujarnya.
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, telah menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep, Letkol Laut Agus Yudho Kristianto tentang informasi berhasil ditemukannya nahkoda KLM Surya Mentari II yang mengalami musibah tenggelam disekitar Pulau Sayak dalam keadaan hidup (Selasa 30/5).
Dengan demikian nahkoda kapal KML Surya Mentari II, Mangandro serta 6 orang ABK rekan korban juga telah ditemukan sebelumnya selamat masing-masing 1).Tjahyo (KKM), 2).Aria (Kelasi), 3).Suhendi Priyatno (Kelasi), 4).Bagus Tri Saputra (Kelasi), 5).Wahid Mutako (Kelasi), 6).Darwis (Kelasi) dalam keadaan hidup. Saat ini ke 6 orang korban berada di Pospolair Sungsang Sumsel.
Kecelakaan laut yang menimpa kapal nahas KLM Surya Mentari II bertonase 111 GT merupakan jenis Kapal Layar Motor (KLM) cargo, berbendera Indonesia dengan nahkoda Mangandro, membawa muatan 25.000 kotak minuman ringan (minuman kaleng).
Hingga saat ini Tim SAR Gabungan bersama masyarakat masih berusaha melakukan pencarian satu orang anak buah kapal yang masih belum diketemukan.
Penulis : red










































