3 ABK kapal tenggelam di Perairan kabupaten Lingga belum diketemukan. Foto : dispen lantamal4

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Hanya berselang empat hari kembali terjadi kecelakaan laut di wilayah perairan Dabo Singkep, kabupaten Lingga. Kapal tanpa nama milik Akeng (Pasir Panjang) dengan 3 orang ABK masing-masing 1).Jumadi, 2).Madi, 3).Nong.

Dugaan sementara penyebab kecelakaan, kapal dihantam gelombang tinggi yang melanda diperairan tersebut, pada Kamis (01/06).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno usai menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto memerintahkan untuk segera membantu SAR pencarian.

Sesuai laporan awal dari masyarakat nelayan setempat, titik koordinat kejadian sekitar perairan Tanjung Dato. Selanjutnya Danlanal mengerahkan Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa milik Lanal Dabo Singkep kelokasi kejadian sekitar pukul 13.00 Wib langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Kapal tanpa nama berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam, dengan haluan kapal timbul diatas permukaan air pada posisi 00 03′ 50″ S-104 24′ 47″ T sekitar perairan Tanjung Datok.

Lanal Dabo Singkep menurunkan Tim Western Fleet Qiuck Response WFQR-4 bersama masyarakat nelayan setempat melaksanakan penyelamatan.

Sekitar pukul 16.30 Wib kapal berhasil ditarik menggunakan pompong masyarakat dan dikawal Patkamla Cempa menuju ke pelabuhan Pulun. Selanjutnya, sekitar pukul 17.30 Wib kapal di kandaskan untuk keamanan dan akan di serahkan kepada pihak pemilik.

Sementara itu, proses pencarian ketiga korban ABK hingga pukul 19.45 Wib oleh Patkamla Cempa belum membuahkan hasil. Patkamla Cempa tiba di dermaga Posal Cempa pukul 20.45 Wib untuk melaksanakan SAR lanjutan.

Untuk mempercepat proses pencarian korban, aksi tanggap Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep meneruskan menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada masyarakat nelayan sekitar perairan untuk membantu pencarian ketiga korban ABK yang masih hilang.

Saat ini Danlanal Dabo Singkep melaksanakan koordinasi dengan Polres Lingga untuk melaksanakan SAR lanjutan. Namun mengalami kesulitan terkendala cuaca ekstrim angin kencang dan gelombang laut yang tinggi menghambat proses pencarian ketiga ABK.

Himbauan Danlanal kepada masyarakat nelayan agar sebelum berlayar agar memperhatikan informasi cuaca yang telah dikeluarkan oleh BMKG, serta melengkapi alat keselamatan life jacket hal ini agar terhindar dari kecelakaan laut, karena dalam empat hari ini telah terjadi 2 kali kecelakaan laut diwilayah tersebut.

 

Penulis : red

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here