TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Perkembangan kondisi perekonomian dan investasi Kota Batam yang semakin terpuruk, sedang bergerak membawa Batam menjadi daerah gagal.

Maka sejumlah tokoh, membentuk Tim khusus untuk mencegah kondisi perekonomian Batam yang terus menerus menurun dibentuklah Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Barelang (BP3KB).

Dalam hal ini menjadi trending perbincangan bagi masyarakat Kepri sebagaimana yang dilansir sejumlah media.

Ketua Umum BP3KB, Taba Iskandar menegaskan, dirinya tidak akan membentuk Provinsi khusus Batam.

“Saya mau menyelesaikan batam bukan membentuk Provinsi, saya tidak ingin memecahbela, kondisi batam saat ini itu darurat, tidak bisa bersaing dengan negara lain,” kata Taba.

Tapi satu hal yang harus digaris bawahi, lanjut Taba, Batam memiliki sejarah yang panjang, yang di dalam Pemerintahan Batam ada dua pemegang kebijakan yaitu Otorita dan Pemko.

“Otorita inilah yang membangun Batam.
jangan disamakan dengan kota otonom lainnya. Kalau Batam mau maju dan mendapatkan tax holiday, tax amnesti dan lain sebagainya, untuk sama dengan kota besar lainnya seperti Jakarta, maka satu hal yang harus diperhatikan. Batam harus jadi otonomi khusus (OTSUS),” terangnya.

“ini tak ada kawasan otonom di bawah pemerintah Pemko dan DPRD.
BP Batam itu harus di cocokkan dengan daerah otonom, sebab Batam di design tidak untuk sama dengan daerah lain seperti Palembang, Pekanbaru, Tanjungpinang. Tetapi Batam di design untuk bersaing dengan Singapore, China, Filiphina,” ungkapnya.

Terkait diadakannya deklrasi pembentukan Provinsi Barelang, kata Taba, tujuannya hanya untuk menyadarkan Presiden bahwa Batam sedang dilanda masalah.

“Gak cukup hanya dengan menggantikan 7 orang BP itu. selesaikan kelembagaannya selesaikan peraturannya, jadilah batam sebagai pusat ekonomi nasional,” katanya.

“Jika ada keinginan untuk memisahkan diri dari Provinsi Kepri, itu hanya keinginan tokoh masa lalu,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, Ramadani setiawan, M.Sc selaku dosen UMRAH memberikan komentar.

“Euforiau Otonomi Daerah jangan disamakan dengan euforiu kekuasaan,
saya setuju jika Batam diberikan otonomi khusus, jika dikaji secara mendalam dengan kondisi perekonomian Batam saat ini yang mengalami keterpurukan,” ujarnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here