TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Peternakan Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk usaha ternak Sapi (AUTS) Kota Tanjungpinang.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan yang di ikuti oleh 50 orang peternak yang tergabung dalam 4 kelompok ternak di Aula Bulang Linggi Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Tanjungpinang, Selasa (14/11/2017).

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan, jumlah ternak hingga Oktober 2017 tersisa 137 ekor yang produktif.

“40 ekor bunting, 42 ekor sudah melahirkan, dan 93 berstatus aseptor normal belum bunting,” papar Lis.

Lis melanjutkan, biaya asuransi akan dikembalikan dengan klasifikasi jika sapi mati yang disebabkan sakit atau hilang. Harga pertanggungan yang menjadi hak peternak Sapi sebesar 10 juta/ekor.

“Untuk asuransi ini peternak dibebankan biaya sebesar perekornya, 40.000 pertahun. Sedangkan sisanya, pemerintah menanggung sebesar Rp.160.000,” ungkap Lis.

Program ini diketahui telah dimulai oleh Pemerintah pusat sejak 2015 kemudian diterapkan di 16 provinsi dan 17 kabupaten/kota di Indonesia. Namun, di Kota Tanjungpinang baru terlaksana di tahun 2017 karena pada sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada para peternak hanya saja dirasa berat oleh para peternak.

Sala seorang peternak sapi, Umar di Lembah Asri yang telah memiliki ternak sapi sebanyak 32 ekor mengatakan, masih mempertimbangkan bentuk kerjasama yang diberikan Pemko Tanjungpinang.

“Pemerintah kota hanya mengasuransikan ibu dari sapi sedangkan anak sapinya tidak, sebab jika si ibu sapi melahirkan itu anak nya terkadang ada yang mati, tapi kalau anak sapinya juga masuk dalam asuransi, saya gembira dan segera mengasuransikan semua ternak saya,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Kantor Penjualan Jasindo Kota Tanjungpinang, Candra menjelaskan, asuransi untuk ternak tesebut yang di jamin adalah hanya untuk induk sapi mulai dari kehilangan dan kematiannya.

“Ini memang aturan dari pusat,” kata Candra.

Candra menghimbau, bagi para peternak yang ingin mengasuransikan ternaknya dapat menghubungi Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Pemerintah Kota Tanjungpinang guna mensukseskan program asuransi ternak kedepannya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah berharap, melalui program Jasindo, Pemko Tanjungpinang semakin optimis bahwa pemenuhan daging sapi untuk Tanjungpinang akan tercapai dengan waktu yang tak terlalu lama lagi.

“Dukungan Pemerintah Pusat juga tidak kalah penting didalam mendukung peningkatan populasi sapi di Tanjungpinang,” imbuhnya.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here