TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri diperkirakan mengalami kemerosotan, hal tersebut diakibatkan karena kapasitas air yang dimiliki Sei Pulai mulai terbatas.

Akibat dari kapasitas air yang mulai terbatas, kini pihak PDAM Tirta Kepri mulai memberlakukan sistem tunggu untuk penyambungan baru kepada masyarakat Tanjungpinang, sementara jika dipenuhi semuanya dikhawatirkan persediaan air untuk seluruh masyarkat tidak mampuh terpenuhi.

Kasi Administrasi dan Humas PDAM Tirta Kepri, Hindrayati mengatakan, penyebab utama pembatasan ini adalah dikarenakan kondisi waduk saat ini sudah mulai tua, dan keadaan waduk tidak terlalu dalam lagi, dimana penyebab pendangkalan tersebut dikarenakan faktor usia yang sudah lama dan juga faktor alam, katanya saat dihubungi, Kamis (25/1/2018).

Dengan kondisi waduk seperti saat ini, terpaksa pihak PDAM Tirta Kepri memberlakukan penyambungan baru dengan sistem tunggu.

Kendati demikian, PDAM masih bisa menerima pelanggan baru dengan kapasitas yang terbatas. Pelanggan tersebut diberlakukan sistem tunggu, ia menyarankan agar masyarakat bersabar mengingat keadaan waduk yang tersedia,

“Jadi saya berharap masyarakat dapat bersabar menunggu,” ucapnya.

Saat ini ada dua waduk untuk melayani masyarakat, pertama waduk Sei Pulai dan waduk gesek.

“Untuk waduk gesek kita berlakukan sistem percepatan dengan kata lain daftar langsung di sambung, yang cakupan wilayahnya kijang dan Bintan sedangkan waduk sei pulai kita berlakukan sistem tunggu, yang cakupan wilayahnya seluruh Tanjungpinang, dengan jumlah Pelanggan aktif terhitung Desember 2017 sebanyak 11.751 pelanggan,” ungkapnya.

Hindrayati menjelaskan, pihaknya selalu memberikan yang terbaik dengan kualitas air PDAM yang layak dikonsumsi, yang dalam hal ini kita mengacu pada Permenkes 456/Menkes/per-per/x/90, dan kualitas air dilakukan pengecekan yang bekerja sama dengan Balai Teknis Kesehatan dan Pengendalian Lingkungan (BTKL) kelas 1 Batam.

“Dengan mengikuti aturan yang berlaku, maka kualitas air kita terjamin dan terus di uji di batam dan labor kita sendiri. sehingga kualitas yang kita berikan selalu yang terbaik,” katanya.

Dia menghimbau kepada masyarakat jika menemukan petugas yang membandel agar segera melaporkan ke PDAM Tirta Kepri.

“Jika ditemukan petugas nakal dilapangan, dan sebaliknya masyarakat juga diharapkan jangan melakukan pencurian air, karena itu dapat merugikan semuanya,” tutupnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here