BATAM, SIJORITODAY.Com — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan edaran penarikan tiga produk ikan kaleng sarden di pasaran Indonesia termasuk Kepri. Merek ikan kaleng yang ditarik itu yakni Famerjack, Hoki dan IO karena terindikasi terdapat cacing didalamnya.

Di pasaran Batam, harga ikan kaleng ini berkisar Rp 10.000 hingga Rp 11.000. Dan faktanya masih beredar alias dijual kepada masyarakat.

Kepala Balai POM Kepri Yosef Dwi Irawan memberikan waktu selama satu bulan untuk importir dari sarden merek Hoki, Io dan Farmerjerk, agar ditarik dari pasar yang ada di Kepri. “Penarikan ini karena adanya temuan cacing di ketiga merek sarden itu, dan kami memberikan deadline. Bila tidak, akan segara kami lakukan tindakan tegas,” ujarnya kepada media pada Rabu (21/3/2018).

Menurut Yosef, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi berwenang terkait masalah cacing di ikan kaleng tersebut. “Kami telah mengambil sampel, untuk penyitaan belum. Karena kami sudah memerintahkan importirnya untuk menarik segera barangnya dari peredaran di pasar. Ikan itu diduga memang ditemukan nematoda (cacing,red),” ujar Yosef.

Terkait penemuan cacing ini, Yosef minta masyarakat agar tidak panik karena pihaknya telah mengambil langkah cepat di lapangan. “Tak perlu khawatir,” imbuhnya.

Menurut Yosef, cacing yang ditemukanb itu dalam keadaan mati. Diduga adanya cacing akibat bahan ikan yang digunakan jelek. Semua merek ikan kaleng itu berasal dari luar negeri. (sito 7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here