DABOSINGKEP, SIJORITODAY.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) meminta pengusutan kasus pengadaan pompong di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lingga agar segera diselesaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Lingga yang selama ini telah melakukan penyidikan kasus tersebut.

LSM LAKI mengaku memiliki beberapa petunjuk tentang berbagai tindakan dugaan melawan hukum dalam kasus tersebut.

Sebelumnya pihak Kejaksaan Negeri Lingga telah memanggil beberapa saksi terkait kasus pengadaan pompong oleh Dinas Pendidikan tahun 2017, yang diduga melanggar aturan lelang dan tidak sesuai dengan spesifikasi mulai dari mesin pompong hingga panjang dan luasnya pompong yang dilelang oleh Dinas Pendidikan.

“Kita minta ini segera diusut tuntas, dan ditingkatkan jangan sampai jalan ditempat kalau memang ada kerugian negara,” kata Azrah dari LSM LAKI kepada Sijoritoday.com, Minggu (8/4/17).

Penangangan kasus tersebut dibenarkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Lingga, Kasi Pidsus Kejari Lingga, Alex saat ditemui Sijoritoday.com diruangannya mengatakan, bahwa kasus tersebut memang benar saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak kejaksaan, namun dirinya enggan memberitahukan sejauh mana pemeriksaan kasus tersebut.

“Ia memang benar kita periksa, tapi sesuai instruksi Presiden kita dilarang mempublikasikan sebelum ada tersangkanya,” sebutnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tersebut juga membenarkan bahwa dirinya pernah dipanggil oleh Jaksa beberapa waktu yang lalu, namun untuk proses hukumnya dirinya mengaku telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kejaksaan Negeri Lingga, apakah kasus tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Jaksa proses hukum yang berjalan, karena kita merasa prosesnya sudah berjalan sesuai ketentuan,” belanya.

Penulis: Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here