BATAM, SIJORITODAY.Com — Kepolisian ResortKota Barelang akhirnya menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan kasus pornografi dan pornoaksi karena mempertontonkan tarian erotis di depan umum pada Sabtu (14/4/2018) lalu di alun-alun Engku Putri, Batam.

Lima tersangka itu menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan yakni tiga penari yang mempertunjukan tarian erotis dan dua pengurus ormas Penjaga Marwah Rudi (PMR) selaku penyelenggara kegiatan tersebut.

Lima orang ini jadi tersangka usai gelar perkara. “Ada lima orang yang jadi tersangka, yakni tiga penari berinisial H, R, dan N. Kemudian dua orang struktur organisasi, berinisial H dan A,” ujar Andri Kurniawan, kemarin (16/4/2018).

Tiga penari erotis dijerat Pasal 34 dan dua pengurus PMR dikenakan pasal 35 Undang Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Menurut Andri, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus pornografi yang menghebohkan warga kota Batam ini.

Berbagai kalangan mengecam tarian erotis yang dipertontonkan di alun-alun itu. Walikota Batam HM Rudi ikut mengecamnya bahkan meminta polisi untuk menindak. Nama Rudi dibawa-bawa dalam ormas tersebut. (Sito 7)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here