TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DPRD Kota Tanjungpinang terus menggesa agar RDTR kota segera di sahkan menjadi peraturan daerah (Perda).

Hal tersebut disebabkan pentingnya RDTR yang merupakan turunan dari RTRW dalam penataan wilayah khususnya Kota Tanjungpinang untuk 20 Tahun kedepan.

RDTR merupakan rencana yang menetapkan blok pada kawasan fungsional sebagai penjabaran kegiatan ke dalam wujud ruang yang memperhatikan keterkaitan antar kegiatan dalam kawasan fungsional agar tercipta lingkungan yang harmonis, antara kegiatan utama dan kegiatan penunjang dalam kawasan fungsional tersebut.

Demikian disampaikan anggota Pansus RDTR DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar, kepada Sijoritoday.com, Rabu (30/05).

“Ranperda RDTR masih dalam pembahasan oleh kami di Pansus, insyaAllah minggu depan finalisasi, mohon doanya agar berjalan lancar,” kata Ashadi dari Fraksi Golkar ini.

Menurutnya, dalam menetapkan Perda RDTR tidak dapat buru-buru dan memang melalui pembahasan yang panjang, memerlukan ketelitian dan hati-hati karena menyangkut penataan wilayah 20 tahun kedepan.

Ashadi menuturkan, khusus kawasan Pulau Dompak masuk dalam zona strategis Provinsi yang meliputi zona pariwisata, perkantoran, sedangkan di Kelurahan Dompak (Diluar Pulau Dompak) meliputi zona perdagangan dan jasa, zona industri dan pergudangan serta beberapa kategori zona termasuk zona perumahan.

Terkait adanya rencana ingin pembangunan pabrik rokok di Pulau Dompak oleh salah seorang investor asal pulau Jawa, Ashadi Selayar mengatakan, sangat memungkinkan jika kawasan tersebut masuk dalam RDTR Provinsi Kepri. Karena berdasarkan Ranperda RDTR Kota Tanjungpinang, pulau Dompak yang masuk dalam Kelurahan Dompak terdapat zona industri dan Pergudangan.

“Mesti ada koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi, kita pansus dan Bappelitbang menetapkan untuk wilayah-wilayahnya dan kita menetapkan Dompak itu sebagai salah satu zona industri dan pergudangan,” imbuh Ashadi.

Ketua STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka merasa heran jika pulau Dompak bakal ada pabrik rokok. Sebab, pulau dompak masuk dalam zona strategis provinsi yang juga merupakan tempat pusat pemerintahan provinsi Kepri terdapat pabrik rokok disekitarnya.

Kan gak mungkin Pulau dompak pusat pemerintahan ada pabrik rokok didalamnya, Nanti tak bisa bedakan mana pegawai, mana mahasiswa, mana buruh pabrik rokok,” katanya sambil tersenyum.

Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here