TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd menerima kunjungan audiensi pimpinan umat katolik Tanjungpinang, Pastor Agustinus Pramodo, Pr di kantornya pada Kamis (15/11/2018).

Dalam audiensi tersebut, Walikota Tanjungpinang didampingi oleh Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang, Riwayat.

Dalam kesempatan audiensi itu, pastor Pramodo menjelaskan profil gereja Katolik yang dipimpinnya yang mencakup kota Tanjungpinang dan kabupaten Bintan.

“Jumlah umat katolik yang saya pimpin sebanyak 7.000 jemaat. 4.000 jemaat diantaranya ada di Tanjungpinang,” ujarnya.

Pastor Pramodo juga menyampaikan rencana pihaknya merenovasi gereja Katolik di Jalan Diponegoro yang dibangun tahun 1932.

“Kondisi gereja tersebut saat ini sudah berubah dari aslinya, seperti atap yang aslinya terbuat dari bahan tirap, sekarang sudah diganti dengan asbes dan banyak kaca patri yang sudah rusak. Kita merencanakan untuk mengembalikan kondisi bangunan itu ke bentuk semula dan mengganti kaca-kaca patri yang sudah rusak itu,” tambahnya.

Pastor Pramodo menyampaikan permohonan dukungan Walikota Tanjungpinang untuk proyek renovasi tersebut.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd di awal sambutannya menyambut baik dan menyampaikan penghargaan atas kunjungan pimpinan gereja katolik tersebut.

Walikota juga menceritakan pengalaman masa kecilnya yang bergaul dengan teman-temannya dari berbagai latar belakang agama yang berbeda.

“Kampung saya di Anambas. Saat masa kecil, saya bergaul rapat dengan teman-teman dari berbagai suku dan agama yang berbeda. Persaudaraan, toleransi dan kerukunan antar umat beragama itu benar-benar dapat dijaga. Di Tanjungpinang juga demikian. Karena itu, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi yang menyatukan kita,” ujarnya.

Menanggapi permohonan dukungan renovasi gereja katolik di Jalan Diponegoro oleh Pimpinan umat Katolik, H. Syahrul juga menyambut baik. Menurutnya, kalau proyek renovasi tersebut selesai nantinya gereja Katolik di Jalan Diponegoro akan menambah objek wisata religi yang ada di kota Tanjungpinang.

“Kawasan Kota Lama akan dilestarikan mendekati bentuk aslinya agar menjadi objek wisata unggulan kota Tanjungpinang. Termasuk beberapa diantaranya adalah beberapa rumah ibadah milik umat Katolik dan umat Budha,” katanya.

“Jadi kita menyambut baik rencana renovasi gereja Katolik itu karena sesuai dengan visi kita menjadikan Kota Lama sebagai kawasan pusaka dan cagar budaya yang dilestarikan,” lanjutnya.

Walikota juga berjanji bahwa pemerintah kota Tanjungpinang akan membantu proyek renovasi tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Audiensi antara Walikota Tanjungpinang dan rombongan pimpinan gereja Katolik ini berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh persaudaraan.

Turut dalam rombongan pimpinan umat katolik Tanjungpinang tersebut adalah pengurus Dewan Pastoral Paroki Tanjungpinang, Ignatius Toka Soli, Tris Budi, Yohanes, Hironimus dan Ketua Pemuda Katolik Kota Tanjungpinang, Cornelius Surya Pakpahan.

Rombongan pimpinan umat katolik tersebut juga didampingi oleh anggota DPRD kota Tanjungpinang, Petrus Marulak Sitohang.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here