TANJUNGPINANG, SIJORITODAY. com — Badan SAR Nasional (Basarnas) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menutup operasi pencarian terhadap tiga korban pompong pengangkut TKI yang tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Sabtu (11/5) malam.
Kendati sudah ditutup, Basarnas tetap melakukan pemantauan selama dua hari ke depan.
“Kalau ada laporan dari masyarakat atau nelayan yang menemukan korban itu, baru kita buka kembali operasi SAR-nya,” kata Kasi Operasi SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, Minggu.
Eko menyampaikan, ditutupnya operasi SAR terrsebut karena sudah tidak efektif lagi, mengingat kejadian tenggelamnya pompong TKI tersebut sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu atau tepatnya, Minggu (5/5) malam kemarin.
“Pencarian dari Tim SAR gabungan tidak ditemukannya tanda- tanda adanya korban lagi,” ujarnya.
Pompong TKI tenggelam ini, kata Eko, membawa sepuluh penumpang yang terdiri dari delapan TKI, satu tekong kapal, dan satu ABK.
Pompong tersebut diketahui berlayar dari Johor, Malaysia menuju Batam, Minggu malam.
“Di perjalanan pompong mereka disapu ombak cukup tinggi, sehingga tekong hilang kendali lalu tenggelam,” ungkapnya.
Akibat kejadian ini, lanjutnya, tujuh korban berhasil ditemukan, enam korban selamat dan satu korban meninggal dunia.
Sementara tiga lainnya hingga pencarian hari terakhir, Sabtu malam, tidak berhasil ditemukan.
“Tiga korban itu kita belum tahu identitasnya,” ungkapnya.
Adapun identitas enam korban yang selamat yakni :

1. Zulhakimi Juni Saputra (Lk), Banda Aceh, Aceh Besar/ 10 Juni 1989.

2. Nasruddin (Lk) Pidie (Aceh)/ 07 Desember 1988, Wiraswasta, Desa Gampong Mesjid Aree Pidie (Aceh).

3. Fadlon Fahmi (Lk), Pidie (Aceh) / 19 April 1989, Islam, Swasta, Reubee Provinsi Aceh.

4. Hazrami (Lk), (Diduga Tekong) 31 tahun, Islam, Lhoksumawe Provinsi Aceh.

5. Darmiaty (Pr) 29 tahun, Lhoksumawe Provinsi Aceh.

6. Muhammad Sabri (Lk), Jambo Masi (Aceh Jaya) / 01 Juni 1989, Wiraswasta, Banda Aceh Provinsi Aceh.

Sementara, satu korban meninggal dunia diketahui bernama Linda (Pr) 31 tahun, Islam, Lhokseumawe Provinsi Aceh.

“Korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Bintan. Sedangkan korban selamat dievakuasi ke Polres Bintan, Polda Kepri,” ujar Eko.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here