Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Rizki Rahmatullah. (Foto: ham)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Dua Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial Y dan D terduga penggelapan pajak di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang atas Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (20/11/2019). Y sampai di Kejari Tanjungpinang sekira pukul 09.00 WIB dan keluar sekitar pukul 12.00 WIB.

“Dari jam 9, selesai 12.00 WIB. Alhamdulilllah sudah selesai dan terkait berapa pertanyaan saya lupa,” ujar Y usai diperiksa Jaksa.

Namun, Keduanya tidak banyak berbicara dan bahkan beberapa pertanyaan dari sejumlah wartawan enggan dijawab.

“Semua keterangan sudah saya kasih ke Jaksa, silahkan tanyakan ke pak Rizky aja ya,” ucapnya usai diperiksa.

Kasus ini, kata dia, Akan diserahkan sepenuhnya kepada Allah.

“Saya serahkan kepada Allah ajalah, saya kooperatif memberikan apa yang dibutuhkan penyidik,” ungkapnya.

Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Rizky Ramatullah mengatakan, hari ini yang diperiksa ada dua orang yakni inisialnya Y dan D, mereka berdua datang sekitar pukul 09.00 WIB.

“Y sudah selesai diperiksa dengan 29 pertanyaan, sedangkan D saat ini masih dalam pemeriksaan,” tutupnya.

(Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here