BATAM, SIJORITODAY.com — Dua orang tersangka berinisial AH dan Inisial YN, yang merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri.
Menurut Wadir Rekrimum Polda Kepri, AKBP Arie Dharmanto, Jumat, salah satu tersangka berinisial YN terpaksa ditembak di bagian kaki, karena melawan petugas saat hendak ditangkap.
“Kami terpaksa mengambil tindakan tegas, karena yang bersangkutan berupaya mencelekai petugas saat hendak ditangkap,” kaya AKBP Arie Darmanto dalam keterangan konferensi persnya di Mapolda Kepri, Batam, Jumat.
Menurut dia, pengungkapan kasus curat ini didasari adanya laporan polisi dan informasi dari masyarakat setempat.
Dengan tertangkapnya kedua tersangka tersebut, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan masih ada TKP dan pelaku lain terkait pencurian dengan pemberatan ini.
“Hingga sampai saat Tim Jatanras terus melakukan upaya pendalaman,” jelas Wadir Reskrimum Polda Kepri.

Sebagaimana diketahui, kedua tersangka tersebut telah melakukan pencurian dengan pemberatan terhadap toko Alfamart dan toko Indomaret di beberapa wilayah di Batam.

Polisi turut mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya, berupa tas yang berisikan peralatan obeng, kunci-kunci, tang, linggis, pisau kecil, dan sarung tangan.
Sedangkan barang bukti hasil dari kejahatan tersangka yaitu Handphone, Kipas Angin, Rice Cooker, TV lcd, Wireless Rounter, Kompor Listrik, Charger Handphone, Handsfree, Baterai, dan beberapa bungkus rokok.
“Para tersangka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP dan pasal 363 KUHP, ” tutup Wadir Reskrimum Polda Kepri.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here