BATAM, SIJORITODAY.com — Polres Tanjungpinang, Polda Kepri, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan internasional (Malaysia) menuju Jambi dan Pekanbaru.
 
Dalam kasus ini, polisi mengamankan empat pelaku berikut barang bukti sabu – sabu seberat 25 kilogram yang sudah siap diedarkan di dua daerah tersebut.
 
“Empat pelaku merupakan kurir narkoba, mereka sudah beraksi tiga kali. Dua aksi lainnya berhasil lolos,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal, saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Jumat.
Menurut Kapolres, ke empat pelaku yang diamankan tersebut, yakni Wagiran, Panji Prabowa, Pendi dan Arta Fayukni.
Para pelaku, kata dia, dikendalikan oleh seorang narapidana di Lapas Jambi.
“Kita sedang lakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan pihak Lapas di Jambi,” ujarnya.
Iqbal mengungkapkan, penangkapan pelaku berawal dari laporan warga, bahwa ada penyelundupan sabu menggunakan mobil Avanza Veloz yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menyimpan benda haram tersebut.
Mobil itu, kata dia, dikirim ke Jambi dan Pekanbaru memakai jasa ekspedisi atau pengiriman barang dengan menggunakan kapal roro melewati Tanjungpinang.
Setelah dapat informasi itu, lanjut Iqbal, petugas Sat Narkoba Polres Tanjungpinang langsung diturunkan ikut naik roro untuk membuntuti mobil tersebut hingga ke Jambi.
“Sesampainya di Jambi, para pelaku langsung kami amankan,” ungkap Iqbal.
Atas perbuatanya, Keempat pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 Undang – Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here