TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com —Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru 2020 Masehi. Baik pesta maupun kembang api.

Seruan larangan ini merupakan hasil keputusan Wali Kota Syahrul demi mewujudkan budaya dan adat-istiadat setempat dalam perayaan malam tahun baru di kotanya itu.

“Tahun lalu juga seperti itu. Maka tahun ini kita akan kembali menggelar zikir,” kata Syahrul, Jumat (27/12) kemarin.

Syahrul mengimbau pengurus musala dan masjid di Tanjungpinang melaksanakan hal serupa. Dia mengajak seluruh warga berdoa dan berharap tahun 2020 nanti akan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

“Semoga Tanjungpinang semakin aman, damai, kondusif,” ujarnya

Sementara Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal, menyampaikan agar seluruh masyarakat dapat saling menghargai dan menjaga toleransi.

Hal itu terkait akan dilaksanakan berbagai kegiatan berbeda dalam merayakan dan menyambut malam pergantian tahun.

Ia meminta masyarakat yang merayakan natal, dan khusus umat muslim yang mengadakan zikir dapat saling memaklumi dan menghargai.

“Tetap ciptakan dan jaga toleransi yang selama ini telah terjalin,” tegas Kapolres.
(Mn)

Editor: Taufik

1 KOMENTAR

  1. Mungkin maksud dan tujuan Walikota agar yang muslim lebih muslim lagi, pada umumnya yang mengatakan Seruan “larangan ini merupakan hasil keputusan Wali Kota Syahrul demi mewujudkan budaya dan adat-istiadat setempat dalam perayaan malam tahun baru di kotanya itu”

    Ikut pada perayaan Tahun Baru dan Natal, berkaitan dengan budaya dan adat istiadat saat itulah dikatakan manusia be adab… Menghormati perayaan orang yang tidak se imanlah dikatakan orang ber adab.

    Justru tanda kutip diatas menyatakan dirinya tidak berbudaya..Berarti sendirinya tidak ber adab. Entah alasan apa mewujudkan budaya dan beradat istiadat, di kait kaitkan oleh syahrul, apakah jika ikut merayakan tersebut orang tidak berbudaya dan ber adat istiadat……?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here